Konflik Belum Reda, Arab Saudi Kembali Berhasil Cegat Rudal Iran
Dunia

Rudal diduga diluncurkan pemberontak Houthi yang didukung oleh Iran.

WowKeren - Perseteruan selama bertahun-tahun antara Arab Saudi dan Iran masih belum mereda. Iran masih tidak henti-hentinya meluncurkan rudal pada Arab Saudi. Selalu berhasil dicegat oleh Arab Saudi sebelum mengenai sasaran, tidak lantas membuat Iran menyerah.

Kali ini, Angkatan Udara Arab Saudi mengklaim telah berhasil mencegat sebuah rudal balistik yang diluncurkan di Yaman oleh pemberontak Houthi. Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Pasukan Militer Arab pada Senin (5/2). Sebelumnya diketahui pemberontak Houthi diduga telah didukung oleh Iran.

Kolonel Turki Al-Maliki, juru bicara Pimpinan Koalisi Militer Arab, mengatakan bahwa rudal tersebut diluncurkan dari pemerintah utara Yaman. Rencananya, rudal tersebut akan ditargetkan ke wilayah Kota Khamis Mushait, sekitar 161 km sebelah utara perbatasan Arab-Yaman.

Maliki menuduh Houthi telah menargetkan rudal pada kota dengan penduduk padat. Ia juga menuduh rezim Iran sudah melanggar hukum internasional dengan memberikan dukungan pada kelompok pemberontak tersebut. Maliki mengajak komunitas internasional untuk meminta pertanggungjawaban Iran atas dukungannya pada Houthi.

Menanggapi hal ini, pihak Houthi tidak segera berkomentar. Kelompok tersebut sebelumnya telah meluncurkan puluhan rudal ke Arab Saudi sejak konflik keduanya muncul pada tahun 2015 silam. Beberapa serangan rudal tersebut telah menyebabkan korban di kota-kota perbatasan Arab Saudi.

Perang saudara di Yaman sendiri sudah menewaskan lebih dari 10 ribu orang dan dua juta lebih penduduk mengungsi. Sebagian besar pemberontak sudah menguasai dan mengendalikan ibu kota. Sementara itu, presiden negara yang diakui secara internasional, yakni Presiden Abed Raboo Mansour Hadi, berbasis di Arab Saudi. Pemerintahannya sebagian besar terbatas hanya di kota pelabuhan selatan Aden.

Loading...

You can share this post!

Related Posts