'Produce 48' Respon Kontroversi Lolita dan Isu Politik, Netter Makin Malas Nonton
TV

'Produce 48' membantah soal kontroversi lolita dan isu politik ada di program tersebut.

WowKeren - "Produce 48" telah menggelar jumpa pers pada Senin (11/6). Dalam kesempatan itu, perwakilan program Mnet itu merespon berbagai kontroversi yang dialamatkan bahkan sebelum "Produce 48" ditayangkan. Kontroversi itu mulai dari tudingan konsep lolita hingga isu politik.

"Aku paham soal kekhawatiran itu. Di lokasi syuting, kami tak menyebutnya seragam sekolah melainkan hanya seragam. Banyak sekali peserta muda. Kurasa seragam sekolah sangat cocok dengan mereka dan itu cara terbaik untuk menunjukkan imej sehat. Ada lebih banyak kekhawatiran karena musim ini diisi peserta perempuan tapi aku akan memastikan tak ada masalah," ujar produser utama "Produce 48", Ahn Joon Young.

"Ada banyak isu karena musim ini semua pesertanya perempuan, tapi seragam sekolah juga dipakai saat musim peserta laki-laki. Pola pikirnya akan berbeda ketika para perserta memakai seragam yang sama saat latihan atau ketika berada di dorm," lanjut kepala direktur Mnet, Kim Yong Bum.

Kemudian untuk menanggapi isu politik di "Produce 48", pihak Jepang membantah hal tersebut. "Gak ada warna politik di program itu," tutur perwakilan AKB48. "Kuharap program ini bisa menjadi peluang bagi kedua negara untuk saling memahami," pungkas kepala direktur Mnet, Kim Yong Bum.

Respon pihak "Produce 48" soal kontroversi konsep lolita hingga isu politik ini tentu saja disambut berbagai komentar netter. Namun, sebagian besar netter justru mengaku tak akan menonton program survival tersebut.

"Oke, aku gak akan nonton. Gak bisa tahan menonton orang-orang Jepang dan aku gak peduli dengan koreografi yang akau tahu punya kualitas rendah. Tidak ingin mendengar mereka berbicara dalam bahasa Jepang juga," tulis seorang netter.

"Sangat kejam meminta kita untuk mendengarkan penyanyi sayap kanan menyanyi dan memilih mereka," imbuh netter lain. "Tidak, aku gak akan mau nonton," sambung netter lain. "Kecuali kamu gila pada wanita Jepang, orang normal gak akan nonton program ini," pungkas netter lainnya.

Sementara itu, "Produce 48" merupakan program survival yang menggabungkan antara seri "Produce 101" dengan sistem AKB48 Jepang yang tentu saja berisi peserta dari Korea dan Jepang. Program ini akan tayang perdana pada 15 Juni mendatang.

Loading...

You can share this post!

Related Posts