Sarwendah menanggapi tuduhan Ruben Onsu terkait kesulitan bertemu anak-anak mereka.
- Selasa, 02 Juni 2026 - 22:03 WIB
WowKeren - Hubungan antara Sarwendah dan Ruben Onsu kembali menjadi sorotan publik setelah Ruben mengaku mengalami kesulitan untuk bertemu dengan anak-anaknya. Pernyataan ini muncul setelah Sarwendah mengungkapkan bahwa mantan suaminya telah berhenti memberikan nafkah sejak perceraian mereka. Melalui kuasa hukumnya, Ruben membenarkan pernyataannya, yang mengungkapkan bahwa dia merasa kewajibannya sebagai orang tua tidak dihargai, sehingga ia menghentikan nafkahnya.
Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu, menjelaskan situasi yang dialami kliennya. "Ruben berpikir, 'Kewajibanku kubayar terus bahkan melampaui apa yang seharusnya, hakku aku enggak dapat.' Oh dia juga ingin menunjukkan aksi protesnya, 'Aku juga bisa tidak melaksanakan kewajibanku'. Dan itu baru dilaksanakan mulai dari Desember ya sampai hari ini," ungkapnya dalam sebuah wawancara.
Pernyataan ini kemudian sampai ke telinga Sarwendah, yang merasa perlu untuk memberikan klarifikasi. Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu dan Abraham Simon, ia membantah tuduhan bahwa dirinya mempersulit Ruben untuk bertemu dengan anak-anak mereka. "Bukti mempersulitnya yang mana? Karena klien kami dengan tegas menyatakan kepada kami bahwa tidak pernah menutup satu hari pun untuk bisa dibawa anak ini oleh bapaknya," jelas Chris Sam Siwu.
Chris juga menegaskan bahwa Ruben sebenarnya belum pernah berkomunikasi langsung dengan Sarwendah untuk membahas pertemuan dengan anak-anak. "Tetapi bapaknya pernah datang nggak ke rumah untuk mau minta (ketemu) atau WA kepada (Sarwendah)? Nggak pernah ada," tegasnya. Hal ini menunjukkan bahwa komunikasi antara mereka berdua sangat minim sejak perceraian.
Lebih lanjut, Chris mempersilakan Ruben untuk bertemu dengan anak-anak, tetapi dengan syarat bahwa waktunya harus diatur agar tidak berbenturan dengan jadwal yang sudah ada. "Karena klien kami sudah tegas ke kami menyatakan, 'Kami tidak mempersulit satu hari pun dia mau datang silakan, mau lihat silakan, mau ketemu silakan, tetapi tidak boleh berbenturan dengan jadwal yang sudah ada,'" tambahnya. Dengan adanya pernyataan ini, diharapkan dapat memperjelas posisi Sarwendah dalam situasi yang sedang terjadi.
(wk/timw)