Pemerintah Terlibat Atasi Lonjakan Harga Akomodasi Konser BTS di Busan
Instagram/BTS/Instagram
Selebriti

Pemerintah Korea Selatan turun tangan menghadapi lonjakan harga akomodasi menjelang konser BTS.

WowKeren - Konser yang sangat ditunggu-tunggu oleh para penggemar BTS di Busan pada 12 dan 13 Juni 2026 memicu reaksi dari pemerintah Korea Selatan setelah harga akomodasi di kota tersebut melonjak tajam. Acara ini bertepatan dengan perayaan ulang tahun debut BTS pada 13 Juni, yang diperkirakan akan mendatangkan ribuan penggemar baik dari dalam maupun luar negeri.

Menjelang konser, yang bertajuk “BTS WORLD TOUR ‘ARIRANG’ IN BUSAN”, BTS dan pihak kota Busan telah menyiapkan berbagai acara untuk menyambut penggemar. Namun, masalah harga akomodasi kembali mencuat, membuat para penggemar merasa kecewa. Banyak dari mereka yang mengeluhkan kenaikan harga yang tidak wajar dari beberapa tempat menginap, dengan laporan menunjukkan bahwa harga akomodasi di daerah tersebut meningkat drastis selama periode konser.

Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh Komisi Perdagangan Adil dan Badan Perlindungan Konsumen Korea pada bulan Mei, ditemukan bahwa harga rata-rata akomodasi pada tanggal konser BTS naik sekitar 2,4 kali lipat dibandingkan dengan akhir pekan sebelum dan sesudah acara tersebut. Harga motel tercatat naik hingga 3,3 kali lipat dari biasanya, sedangkan hotel mengalami kenaikan sekitar 2,9 kali lipat. Beberapa akomodasi bahkan diketahui menjual kamar dengan harga lebih dari lima kali lipat dari harga normalnya.

Dalam beberapa kasus, kamar yang biasanya dihargai sekitar ₩100.000 KRW (sekitar $66 USD) melonjak menjadi ₩750.000 KRW (sekitar $495 USD), sementara kamar yang biasanya seharga ₩300.000 KRW (sekitar $198 USD) mencapai harga setinggi ₩1,8 juta KRW (sekitar $1.190 USD). Penggemar juga melaporkan adanya pembatalan reservasi yang sudah ada setelah jadwal konser diumumkan. Beberapa mengklaim bahwa akomodasi membatalkan pemesanan dengan alasan overbooking atau renovasi, hanya untuk menjual kembali kamar yang sama dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Ini bukan pertama kalinya konser BTS di Busan berhubungan dengan masalah akomodasi. Pada tahun 2022, saat BTS menggelar konser “Yet To Come in BUSAN” untuk mendukung pencalonan Busan sebagai tuan rumah Expo Dunia 2030, beberapa bisnis akomodasi juga dikritik karena membatalkan reservasi yang ada dan menjual kembali kamar dengan harga lebih dari 10 kali lipat dari harga normal.


Situasi ini akhirnya membuat BTS merasa perlu untuk angkat bicara. Dalam siaran langsung setelah mereka meraih tiga penghargaan di American Music Awards pada 26 Mei, para anggota BTS menyebutkan konser Busan mendatang dan menanggapi kontroversi terkait akomodasi. Mereka secara langsung mengkritik praktik penetapan harga yang tidak wajar terkait dengan konser mereka.

Menanggapi masalah ini, pemerintah Korea Selatan mulai mengambil tindakan. Pada 1 Juni, Kementerian Budaya, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan bersama dengan lembaga pemerintah terkait membentuk tim tugas bersama dan mulai mendorong sistem penetapan harga yang aman untuk melawan praktik penetapan harga yang tidak adil. Rencana inti dari sistem ini adalah mewajibkan bisnis akomodasi untuk melaporkan harga mereka sebelumnya untuk musim puncak dan acara besar, yang kemudian akan diumumkan kepada publik.

Otoritas juga sedang mempertimbangkan sanksi yang lebih ketat bagi bisnis yang ketahuan tidak menampilkan harga, menampilkan harga palsu, tidak mengikuti harga yang dilaporkan, atau secara sepihak membatalkan reservasi. Sanksi yang diberikan bisa berupa penangguhan izin usaha, bukan sekadar peringatan biasa.

Selain itu, pemerintah juga merencanakan sekitar 1.300 pilihan akomodasi alternatif dengan memanfaatkan asrama universitas, pusat pelatihan lembaga publik, fasilitas pelatihan pemuda, dan tempat ibadah. Kota Busan juga sedang mempersiapkan langkah-langkah sendiri untuk mengatasi kekurangan akomodasi selama periode konser, termasuk proyek homestay bagi warga setempat yang bisa menawarkan rumah mereka langsung kepada pengunjung.

Dengan konser BTS yang diharapkan akan mendatangkan penggemar dari seluruh dunia, kontroversi ini kini telah melampaui keluhan fandom dan menjadi isu respons publik yang serius.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait