Sebut Tuduhan Penistaan Agama Salah Alamat, Habib Rizieq: Bukti Jangan Diedit
Nasional

Habib Rizieq menyebut tudingan penistaan agama yang menjeratnya salah alamat karena alasan ini...

WowKeren - Habib Rizieq baru-baru ini dilaporkan oleh Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) atas tuduhan penistaan agama. Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) ini menuai polemik lantaran pidatonya yang beredar di media sosial.

Dalam video singkat itu, Habib Rizieq sempat berbicara mengenai perayaan Hari Natal. Tidak hanya itu, ia dituding menghina agama lantaran ucapan, "Kalau Tuhan beranak, terus bidannya siapa?"

Menanggapi hal tersebut, Habib Rizieq akhirnya buka suara. Ia menganggap jika pelaporan tersebut tidak sesuai dan salah alamat.


Habib Rizieq menjelaskan jika setiap agama memiliki kepercayaan sendiri. Meski begitu, ia menerima pelaporan tersebut namun dengan syarat video yang dijadikan bukti harus utuh, tanpa diedit.

"Pelaporan yang dilakukan pihak tertentu itu sepertinya salah alamat," ujar Habib Rizieq. "Saya pikir tiap warga negara boleh-boleh saja melaporkan mana-mana saja yang dianggap melanggar hukum di negeri ini. Namun buktinya harus lengkap, jangan diedit-edit."

Habib Rizieq sendiri kabarnya dilaporkan dengan Pasal 156 a KUHP terkait penodaan agama. Pasal ini juga yang digunakan untuk menjerat Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama.

(wk/)

You can share this post!

Related Posts