Lucinta Luna Kerap Tampil di Acara TV, Netter Protes ke KPI Pusat
TV

Begini protes yang dilayangkan netter kepada KPI Pusat terkait Lucinta Luna yang kerap tampil di acara TV.

WowKeren - Sejak heboh diperbincangkan karena rumor transgender, Lucinta Luna kerap tampil di berbagai program acara televisi. Tak sendiri, Lucinta diundang bersama Ratna Pandita rekan duetnya dalam grup Duo Bunga.

Beberapa program acara yang telah mengundang Lucinta sebagai bintang tamu, antara lain "Rumpi", "Brownis", "Republik Sosmed" di TransTV. Ia juga pernah hadir di variety show "Pesbukers" ANTV.

Kemunculan Lucinta di beberapa program acara layar kaca rupanya mengundang perhatian seorang netter. Netter dengan nama akun cheisyagrosir itu mengeluhkan kehadiran Lucinta yang bisa memicu rusaknya generasi penerus bangsa karena isu transgender yang melekat.

"Ceritaa dan curhat sedikit, saya tdk sengaja memencet remote dan tiba2 ada tayangan tv ini dan pas ada anak perempuan saya d samping saya," tulis netter tersebut. "Mah, itu katanya laki2 tp operasi jadi perempuan ya mah? Kok bisa mah? Buat apa? Itu banci ya mah? Boleh ya mah? Cntik ya mah.. dll dll," paparnya menirukan sang anak.

Seakan makin geram, netter ini berharap Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat) menindaklanjuti tentang Lucinta. "Harusnya @kpipusat ini bisa membantu kita sbg org tua, lbh memperketat lagi mana2 yg perlu ditayangkan atau tidak. Bukan acaranya saja, tp SARING BINTANG tamunya!!!! Dia ini siapa?? Apa prestasinya?? Apa ada manfaatnya menayangkan acara spt itu? yg ada malah Bikin generasi kita RUSAK!!."

Merasa setuju dengan pendapat netter tersebut, netter lainnya ikut berkomentar. "Bener bgt semakin banyak acara gak berbobot, lebih baik tampilkan artis yg berprestasi," seru umi***abii.

"Mohon diperhatikan dan dikaji lagi ya @kpipusat Tolong perhatikan nasib anak" Indonesia lewat tayangan" yang mendidik..," pinta mell***rina. "@kpipusat tolong bantu generasi muda, jgn sampai semua rusak hanya karna hal ini, jika memang dia banci/bukan, i really dont care, itu sudah jd pilihannya, tp tolong jgn dipublikasikan lagi orang ini, maupun beritanya, sangat berpengaruh buruk," komentar put***uu_.

Loading...

You can share this post!

Related Posts