Dukung Via Vallen, Ernest Prakasa Ajak Netter Tak Anggap Remeh Pelecehan Seksual
Instagram/ernestprakasa
Selebriti

Ernest Prakasa juga mengajak netter untuk memberi dukungannya terhadap kasus pelecehan seksual yang menimpa Via Vallen.

WowKeren - Kasus pelecehan seksual yang dialami pedangdut Via Vallen oleh seseorang diduga Marko Simic melalui pesan di media sosialnya masih menjadi perbincangan hangat publik. Tak hanya dukungan, berbagai cemooh juga diterima Via atas tindakan beraninya itu.

Menanggapi komentar buruk netter terhadap Via, Ernest Prakasa menyuarakan pendapatnya. Ernest tampak mengunggah sebuah foto bertuliskan "Jangan anggap remeh pelecehan di media sosial" di Instagram miliknya pada Rabu (6/6).

"Via Vallen menerima DM tidak senonoh yg kemudian ia publish di IG. Tapi reaksi netizen beragam, dan sebagian malah ngatain dia lebay," tulis Ernest pada keterangan foto. "Teman2, kekerasan seksual itu ada tingkatannya, dan tingkatan terendah dimulai dari celetukan2 ringan. Bersikap permisif sama aja memberi ruang bagi tindakan yg lebih parah. Mari beri dukungan agar lebih banyak korban yg berani bicara, bukan justru membuat mereka bungkam!"

Dukungan terhadap Via tersebut membuat beberapa netter mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Ernest karena telah menyuarakan hal tersebut. Ernest juga terlihat membalas salah satu komentar netter yang meminta Via untuk melapor kepada pihak berwajib. Menurut Ernest, melapor kepada pihak berwajib merupakan urusan lain yang tidak berkaitan dengan kasus Via.

"THANK YOU!! " komentar Hannah Al Rasyid. "Thank you so much for speaking out about this Ko," tulis akun @owenaa***.

"Betul ko, yg sangat disayangkan yg nyinyir itu malah sama2 perempuan jg," sahut akun @dannaaaa***. "Herannya justru yg membully viavallen malah kebanyakan cewek. Ucapannya jahat2 pula," balas akun @msaniel***.

"Harusnya Via lapor langsung ke Bareskrim ketika mendapatkan DM pelecehan tsb bukan screenshot di insta story, menurut saya krn dia buat insta story jd sepertinya lebay dilihat oleh sebagaian orang tp apapun bentuknya kita harus berani mengungkap tindak pelecehan yg ada #menurutsaya#," komentar akun @owenoparb***. "@owenoparb*** Lapor/ga lapor itu urusan lain. Bukan berarti ga lapor polisi lantas ga boleh lapor di sosmed. Gerakan #meetoo di amerika jadi gede gara2 sosmed," balas Ernest.

You can share this post!

Related Posts