Usai Pihak Keluarga, Suami Kate Spade Buka Suara Perihal Kematian Sang Istri
Selebriti

Andy tidak menampik bahwa mendiang istrinya memang menderita depresi selama bertahun-tahun seperti yang dikabarkan media.

WowKeren - Desainer kenamaan Hollywood, Kate Spade ditemukan meninggal dunia di apartemennya yang terletak di kawasan Manhattan, New York, Amerika Serikat pada Selasa (5/6) lalu. Pendiri brand Kate Spade New York tersebut memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Tentunya kepergian wanita yang memiliki nama asli Kate Valentine tersebut menyisakan luka mendalam bagi keluarga. Sebelumnya, pihak keluarga Kate sendiri telah merilis pernyataan resmi yang menyatakan bahwa mereka merasa begitu kehilangan dan ingin diberikan privasi selama masa duka berlangsung. Kali ini, giliran sang suami, Andy Spade yang buka suara atas kematian mendiang Kate.


Dilansir E!News pada Kamis (7/6), melalui sebuah pernyataan resmi kepada media, Andy mengatakan bahwa dirinya dan sang putri, Frances Beatrix, merasa begitu terpukul atas kepergian Kate. Bahkan Andy juga menyebut bahwa ia dan putrinya tidak bisa membayangkan untuk melanjutkan hidup tanpa sosok wanita berusia 55 tahun tersebut.

"Kate adalah wanita tercantik di dunia. Dia adalah orang terbaik yang pernah kukenal dan sahabatku selama 35 tahun. Aku dan putriku merasa sangat hancur atas kehilangannya, dan tidak bisa membayangkan hidup tanpa dia. Hati kami sangat hancur dan sudah merindukannya," tutur Andy lewat pernyataannya.

Tak hanya itu, Andy juga memberikan penjelasan dan konfirmasi atas laporan yang menyebut bahwa kematian Kate disebabkan bunuh diri. Andy tidak menampik bahwa mendiang istrinya memang menderita depresi selama bertahun-tahun seperti yang dikabarkan media.

"Kate menderita depresi dan kepanikan selama bertahun-tahun. Dia aktif mencari bantuan dan bekerja secara dekat dengan dokternya agar sembuh dari penyakitnya, penyakit yang merenggut banyak nyawa," lanjut Andy.

Namun pria berusia 55 tahun tersebut mengklaim bahwa Kate terlihat bahagia sebelum ditemukan meninggal. Sehingga Andy merasa sangat terkejut saat mendengar kabar kematiannya.

"Kami berkontak dengannya pada malam sebelum (kematiannya) dan dia terdengar bahagia. Tidak ada indikasi atau peringatan bahwa dia akan melakukan ini (bunuh diri). Ini benar-benar suatu kejutan. Dan ini jelas bukan dirinya. Ada iblis-iblis dalam diri yang dilawannya selama ini," imbuh Andy.

Menjawab rumor yang menyebut bahwa rumah tangganya dengan Kate tengah bermasalah, Andy mengaku bahwa selama ini ia dan mendiang istrinya memang telah lama hidup secara terpisah. Namun keduanya masih berkomunikasi dengan baik satu sama lain selayaknya keluarga.

"Selama 10 bulan belakangan kami hidup secara terpisah, namun masih (tinggal) beberapa blok satu sama lain. Bea hidup dengan kami berdua dan kami saling bertemu atau berbincang setiap hari. Kami sering makan bersama sebagai sebuah keluarga dan terus berlibur bersama sebagai sebuah keluarga," tambah Andy.

Andy juga menyebut bahwa ia dan Kate begitu memprioritaskan sang putri. Hal tersebut yang menyebabkan keduanya tidak ingin bercerai secara hukum, bahkan tidak pernah mendiskusikannya sekalipun.

"Putri kami adalah prioritas kami. Kami berpisah tidak secara legal, dan bahkan tidak pernah berdiskusi soal perceraian. Kami adalah sahabat yang mencoba untuk menyelesaikan permasalahan kami dengan cara terbaik yang kami tahu. Kami bersama selama 35 tahun. Kami sangat mencintai satu sama lain dan sederhananya membutuhkan waktu untuk istirahat," lanjut Andy.

Lebih lanjut, Andy menegaskan bahwa berita yang menyebutkan jika Kate mengonsumsi alkohol atau obat-obatan terlarang tidaklah benar. Ia juga mengklaim bahwa bisnis yang mereka kembangkan tidak memiliki masalah apapun.

"Ini adalah kebenaran. Hal lain yang ada di luar sana saat ini adalah salah. Kate secara aktif mencari bantuan untuk depresi dan kepanikannya selama lima tahun belakangan, bertemu dengan seorang dokter secara reguler dan berobat untuk kedua penyakitnya itu," tutur Andy. "Tidak ada penyalahgunaan obat atau alkohol. Tidak ada masalah bisnis. Kami senang menciptakan bisnis kami bersama. Kami membesarkan putri kami berdua."

Di akhir pernyataannya, Andy pun menegaskan bahwa fokus perhatiannya saat ini adalah putrinya yang merasa begitu terpukul setelah kehilangan sang ibu. "Perhatian utamaku adalah Bea dan melindungi privasinya karena dia harus menghadapi kehancuran yang tak terbayangkan atas kehilangan ibunya. Kate sangat menyayangi Bea," pungkas Andy.

You can share this post!

Related Posts