Tak Terima Dituduh Selingkuhan Ahok, Grace Natalie Lapor Polisi
facebook/Grace Natalie
Nasional

Grace didampingi pengacaranya melapor ke Polda Metro Jaya atas pencemaran nama baik dan ancaman pribadi melalui media sosial.

WowKeren - Pada Kamis (7/6), Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie datang melapor ke Polda Metro Jaya, Jakarta. Grace melaporkan dua akun media sosial yang menuduh dirinya sebagai selingkungan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Hari ini kami melaporkam dua akun yang ada di Twitter dan juga di Instagram," kata Grace, dilansir CNNIndonesia.com pada Jumat (8/6). "Karena postingan-postingannya yang tidak berdasarkan kebenaran, hoax, ada kolase foto, misalnya yang cukup viral juga."


Grace melaporkan akun Twitter @Hulk_idn dan Instagram @prof.djokhowie serta membawa barang bukti berupa screenshoot-an foto yang diunggah oleh kedua akun tersebut. Akun @Hulk_idn menuding Grace terlibat perselingkungan dengan Ahok. Sementara akun @prof.djokhowie mengunggah gambar yang dinilai melecehkan Grace dengan foto dan keterangan gambar. Berikut salah satu cuitan akun @Hulk_idn, pada Selasa (5/6).

"Cinta lokasi Ahok dan grace berlanjut ke tempat tidur| Ahok dan grace berbuat seperti suami istri | grace mendapat hadiah dari Ahok berupa kenalan taipan 9 naga | Ahok yang jadi perantara antara grace dan taipan 9 naga | akhirnya 9 naga gelontoran dana untuk PSI | *infovalid.

Grace mengaku prihatin lantaran adanya sikap diskriminasi mengenai perempuan yang terjun ke dunia politik. Hal ini dapat berdampak pada kelanjutan partisipasi perempuan di bidang politik.

"Buat saya ini juga sebenarnya merupakan bentuk keprihatinan bahwa untuk perempuan masuk ke dalam politik masih dapat perlakuan seperti ini," lanjut Grace. "Bagaimana kita bisa berharap partisipasi perempuan di politik bisa semakin banyak, bertambah, baru masuk saja sudah demikian."

Akibat unggahan dari kedua akun tersebut, Grace mendapat penolakan dari teman-temannya di grup aplikasi WhatsApp. Ia pun dikeluarkan dari grup yang berisi wanita berpendidikan.

"Ada grup yang mengeluarkan saya," sambung Grace. "Padahal isinya perempuan-perempuan yang terpelajar."

Menurut Grace tudingan dari dua akun tersebut sengaja dikaitkan dengan motif politik yang saat ini sedang polemik. Karena dalam tudingan itu berisi propaganda yang menimbulkan fitnah antar tokoh politik.

"Menurut kami ada motif politik," ucap Grace, dilansir msn.com pada Jumat (8/6). "Karena berisi propaganda yang memfitnah tokoh politik."

Sementara itu, kedua akun tersebut telah dilaporkan dengan pasal Pencemaran nama baik dan ancaman secara pribadi melalui media elektronik pasal 27 ayat 3 dan 4 dan pasal 29 UU ITE tahun 2016. Grace datang ke Polda Metro jaya didampingi oleh pengacaranya yang bernama Muannas Alaidid.

You can share this post!

Related Posts