Gagal Jodohkan Eza Gionino dengan Wanita Lain, Ibu Kasar dan Ancam Bunuh Diri Karena Ada Provokator?
Selebriti

Eza curiga kalau perubahan sifat ibunya, Ruch Gaya, gara-gara ada campur tangan pihak lain.

WowKeren - Eza Gionino kembali angkat bicara soal konflik dirinya dan ibunda, Ruch Gaya. Eza tampak sedih dan tak menyangka ibu yang ia hormati bisa berkata-kata kasar.

Eza menangis ketika dicap anak durhaka dan disumpahi tak bakal punya anak jika tetap ingin menikah dengan Meiza Aulia alias Eca. Ruch bahkan kabarnya berniat bunuh diri lantaran emosi dengan sikap Eza yang memilih meninggalkan rumah.

Rekan spiritual Eza, Habib Alkaff, mengungkap kalau konflik ibu dan anak itu dimulai ketika Ruch ingin menjodohkan putranya dengan wanita lain. Ruch ternyata kecewa dan kesal karena Eza menolak dijodohkan.

"Memang Mama kepengen menjodohkan Eza sama wanita pilihannya Mama, cuma ini bukan zaman Siti Nurbaya, ya," kata Habib. "Alhamdulillah Eza sudah punya pilihan sendiri, calon sendiri, dengan kondisi yang putus nyambung, sampai akhirnya memutuskan menikah. Insya Allah ini kan jodoh dari Allah SWT. Tapi tetap enggak akan lepas Eza minta doa restu ke Mamanya."

Eza lantas mengaku berniat kembali ke rumah setelah kabar kabur beredar. Namun ia mendengar hal lain yang kurang mengenakkan soal ibunya. Ia curiga ibunya emosi dan berubah sikap karena dipengaruhi orang lain.

"Kalau saya orang gila, saya bodo amat, tapi saya kan enggak gila. Saya enggak mau dengerin itu karena itu emosi sesaat. Saya yakin itu bukan ibu saya. Ibu saya itu hatinya luar biasa," kata Eza. "Saya sudah atur scedule saya untuk pulang ke rumah. Cuma tiba-tiba ada berita simpang siur. Mama mau bunuh diri dan lain-lain. Jadi susah (tarik nafas)."

"Seperti yang saya bilang tadi, ini semua bukan kata-kata ibu saya. Saya yakin di belakang ada orang yang, saya yakin tapi saya nggak tahu siapa. Saya berharap saya nggak pernah tahu orang itu siapa. Saya nggak mau tahu orang itu. Saya yang takut jadinya," lanjut Eza.

Eza juga menampik anggapan Ruch kalau Eca terlalu menguasai dirinya. Eza menegaskan kalau ia bukan sosok pria yang suka dimonopoli oleh pasangan.

"Kalau misalnya memang iya Eca (Meiza) memonopoli hidup saya, mengatur hidup saya, pasti saya tinggalin. Buat apa saya hidup sama perempuan yang mengarahkan hidup saya tidak benar. Kenapa saya pertahanin, karena saya yakin hidup saya akan maju dengan Eca dan ibu saya," katanya.

You can share this post!

Related Posts