Fokus Pemulihan Pasca Overdosis, Demi Lovato Batalkan Tur
Getty Images
Musik

Hingga kini, belum ada informasi lebih lanjut terkait jadwal pengganti konser dari pihak Demi Lovato.

WowKeren - Awal pekan ini, Demi Lovato baru saja buka suara terkait kondisi terbarunya pasca mengalami overdosis. Melalui akun Instagram miliknya, pelantun "Heart Attack" ini berterima kasih kepada penggemar dan semua orang yang selalu mendukungnya kala melewati masa-masa sulit tersebut.

Dalam pernyataan tersebut, Demi juga mengklaim bahwa ia membutuhkan waktu lebih lama untuk memulihkan diri dan fokus pada kesehatannya. "Saat ini aku membutuhkan waktu untuk menyembuhkan diri dan fokus pada pemulihan kecanduan yang aku alami," ungkap Demi.

Tampaknya, pernyataan tersebut memang benar adanya. Pasalnya, Demi akhirnya memutuskan untuk membatalkan sejumlah jadwal konser "Tell Me You Love Me Tour" demi proses pemulihannya. Menurut jadwal, musisi berusia 25 tahun ini seharusnya tampil di enam kota di Amerika Selatan pada musim gugur mendatang.

"Sayangnya, Demi Lovato membatalkan jadwal konser 'Tell Me You Love Me Tour' yang akan datang di Amerika Selatan karena fokus pada pemulihan kesehatannya," ungkap pihak Live Nation selaku promotor konser dilansir Variety pada Jumat (10/8).

Demi seharusnya tampil di Chili, Argentina, dan Brasil mulai 14 November mendatang. Namun laporan terbaru menyebut bahwa kini para penggemar yang telah membeli tiket dapat menukarkan kembali dengan uang mereka.

Hingga kini, belum ada informasi lebih lanjut terkait jadwal pengganti konser tersebut. Bahkan tak menutup kemungkinan jika konser ini memang tak akan digelar meskipun Demi telah pulih sepenuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Demi ditemukan pingsan di rumahnya yang berada di Hollywood Hills pada Selasa (24/7) pagi waktu setempat. Pelantun "Cool for the Summer" tersebut segera dilarikan ke rumah sakit terdekat dan mendapat perawatan intensif.

Demi sendiri memang dikenal sebagai salah satu selebriti yang pernah terjerat obat-obatan serta alkohol. Pelantun "Body Say" tersebut mengaku mulai kecanduan obat-obatan karena mengalami depresi yang cukup berat, termasuk mengidap bipolar disorder, gangguan makan, kecenderungan menyakiti diri sendiri, hingga frustrasi akibat dibully. Bahkan ia sempat masuk pusat rehabilitasi pada usia 18 tahun atas kondisinya tersebut.

Hingga akhirnya pada tahun 2012 silam, Demi memutuskan untuk berhenti dan kembali memulai pola hidup sehat. Ia pun mulai menyibukkan diri dengan mengerjakan album keempatnya dan tinggal di sebuah tempat khusus untuk menjauhkan dirinya dari obat-obatan serta alkohol. Bahkan ia baru saja merayakan enam tahun bebas kecanduan obat-obatan dan alkohol pada bulan Maret lalu.

You can share this post!

Related Posts