Raih Piala Terbanyak di AMAs 2018, Taylor Swift Lampaui Rekor Whitney Houston
Getty Images
Musik

Dengan raihan ini, Taylor telah mengumpulkan sebanyak 23 piala dalam ajang AMAs.

WowKeren - Ajang American Music Awards 2018 telah rampung digelar pada Selasa (9/10) waktu setampat di Microsoft Theater, Los Angeles. Seperti biasanya, ajang tahunan ini pun kembali menghadirkan sederet selebriti untuk memeriahkan acara, sekaligus bersaing dalam sejumlah nominasi.

Tahun ini, giliran Taylor Swift yang menyabet kemenangan besar, termasuk meraih piala tertinggi Artist of the Year. Atas pencapaian ini, pelantun "Delicate" tersebut juga sukses mencetak sejarah sebagai musisi wanita paling banyak meraih piala AMAs, bahkan mengalahkan Whitney Houston. Sepanjang kariernya, Taylor telah mengumpulkan sebanyak 23 piala sedangkan Whitney memegang rekor itu dengan 21 piala.

Dalam pidato kemenangannya saat meraih piala Artist of the Year di atas panggung, Taylor pun tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya. Ia berterima kasih pada semua pihak yang selalu mendukungnya semenjak awal karier hingga sekarang.

"Aku mengerti betapa beruntungnya aku memiliki semua orang yang peduli padaku atau musikku. Setiap kali kalian membuatku merasa beruntung untuk bisa berdiri di atas panggung dan mendapatkan sesuatu yang sangat gemilang (piala) di tanganku, aku mengucapkan terima kasih setiap saat ini terjadi, ini sangat berarti bagiku," ungkap musisi asal Pennsylvania itu dilansir Aceshowbiz pada Rabu (10/10).

Pelantun "Look What You Made Me Do" tersebut berhasil mengalahkan sejumlah musisi kondang lainnya seperti Drake, Imagine Dragons, Post Malone dan Ed Sheeran. Atas kemenangan yang tak ia duga tersebut, Taylor pun berjanji bahwa raihan ini akan menjadi motivasi baginya untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik.

"Kali ini, (piala) ini menjadi dorongan dan motivasi bagiku untuk menjadi lebih baik, bekerja lebih keras dan membuat kalian bangga sebanyak yang kubisa," lanjut kekasih Joe Alwyn tersebut.

Di akhir pidatonya, musisi berusia 28 tahun ini tak lupa kembali menyinggung masalah politik. Bahkan ia juga mengingatkan tentang pemilu paruh waktu Amerika Serikat pada 6 November mendatang.

"Aku ingin menyebutkan fakta bahwa penghargaan ini dan setiap penghargaan yang diberikan malam ini dipilih oleh rakyat dan kalian tahu apa lagi yang dipilih oleh rakyat? Pemilihan paruh waktu pada tanggal 6 November. Pergilah memilih," pungkasnya.

Selain menyabet penghargaan tertinggi, Taylor sendiri didapuk menjadi penampil pembuka ajang prestisius tersebut. Pelantun "Blank Space" ini membawakan salah satu lagu dalam album "Reputation", "I Did Something Bad". Menyuguhkan tampilan super memukau di atas panggung, Taylor pun sukses membius para penonton yang menyaksikannya.

Loading...

You can share this post!

Related Posts