Warga Dikejutkan dengan Fenomena Air Tejun Hitam di Nganjuk, Begini Penjelasannya
Twitter/Sutopo_PN
Nasional

Selain Siran, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nurgoho juga buka suara untuk memberantas hoaks yang beredar.

WowKeren - Masyarakat Indonesia tengah dihebohkan dengan fenomena air terjun berwarna hitam. Fenomena ini terjadi di kawasan wisata Air Terjun Sedudo, Nganjuk, Jawa Timur.

Video yang beredar di media sosial Twitter ini menjadi perbincangan. Banyak dari mereka yang menduga-duga penyebab dari air terjun Sedudo berubah menjadi hitam.


Kapolsek Sawahan AKP Siran yang merekam video tersebut mengatakan bahwa fenomena air terjun hitam memang kerap terjadi. Ia membantah isu yang mengatakan bahwa air bercampur dengan pasir sehingga rawan longsor dan membahayakan wisatawan.

"Jadi fenomena ini normal setiap tahun terjadi selepas pergantian dari musim kemarau ke penghujan," ujar Siran. "Air hujan membawa sampah bekas kebakaran hutan saat kemarau sehingga berubah kotor dan menghitam. Karena di gunung ini juga pernah terjadi kebakaran."

Siran juga telah mengunjungi lokasi bersama dengan anggotanya untuk memberi pemahaman pada masyarakat. Air terjun berubah menjadi hitam juga hanya 30 menit, bukan seminggu seperti yang disebut di media sosial.

Selain Siran, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nurgoho juga buka suara untuk memberantas hoaks yang beredar. Seperti halnya Siran, Sutopo juga mengatakan bahwa perubahan warna Air Terjun Sedudo disebabkan karena sisa-sisa material abu kebakaran hutan pada musim kemarau lalu.

"Berubahnya warna hitam air terjun Sedudo di Nganjuk Jawa Timur bukan aliran pasir," tulis Sutopo. "Tetapi material abu bekas kebakaran hutan saat kemarau sebelumnya. Hujan dibagian hulu menghanyutkan material kebakaran hutan sehingga debit air terjun berwarna hitam. Kejadian hanya sesaat."

You can share this post!

Related Posts