Dahyun Twice 'Diserang' Politisi Jepang Gara-Gara Kaus, Bakal Senasib dengan Jimin BTS?
Xportnews
Selebriti

Dahyun menjadi sorotan karena mengenakan kaus yang dinilai menyinggung Jepang.

WowKeren - Kaus bergambar bom atom yang dikenakan Jimin BTS memunculkan kontroversi yang cukup parah di Jepang. Penampilan Bangtan Boys di program musik TV Asahi sampai ditunda, sedangkan akhir tahun ini, mereka tidak diundang oleh NHK.

Kali ini giliran Dahyun Twice yang menjadi sorotan karena kaus yang dikenakannya. Selasa (13/11), politisi Jepang bernama Onodera Masaru mengunggah foto lawas Dahyun di bandara pada September 2017. Idol besutan JYP Entertainment itu tampak mengenakan kaus mendukung korban budak seks tentara Jepang selama Perang Dunia II.


"BTS tidak akan tampil di 'Kohaku Uta Gassen' NHK. Ini adalah berita bagus tapi ada insiden buruk lainnya. Ini adalah kaus 'comfort women' (merujuk pada korban budak seks tentara Jepang). Keuntungan dari penjualan kaus disalahgunakan untuk mendukung gerakan 'comfort women' Korea. Aku telah melaporkannya ke NHK," tulis Onodera Masaru.

"Marimond", brand yang memproduksi kaus yang dikenakan Dahyun memang mendesain produk dan konten untuk mendukung korban budak seks tentara Jepang. Cuitan si politisi Jepang mendapatkan hingga 15 ribu retweets. Sedangkan anggota gerakan sayap kanan Jepang menuntut agar NHK menghapus Twice dari daftar pengisi acara "Kohaku Uta Gassen".

Di sisi lain, netter Korea merespon cuitan Onodera Masaru dengan komentar berang. "Kenapa mereka baru mengungkit ini sekarang? Tidak masuk akal," komentar netter. "Mereka bahkan tidak punya hak untuk marah. Wanita Korea adalah korban," tambah netter. "Jepang harus berhenti sekarang juga," sahut yang lain. "Mereka bertindak terlalu jauh. Tolong jangan menyinggung korban budak seks tentara Jepang," pungkas lainnya.

Sementara itu, NHK baru-baru ini mengkonfirmasi penampilan Twice di festival musik akhir tahunnya, "Kohaku Uta Gassen". Hal tersebut memancing kemarahan warganet golongan sayap kanan Jepang.

You can share this post!

Related Posts
Loading...