Album Lawasnya Kembali Puncaki Chart Musik, Mariah Carey Beberkan Alasannya
Getty Images/David Becker
Musik

Mengaku masih terkejut, Mariah menyebut fansnya berada di balik kesuksesan album 'Glitter'.

WowKeren - Pekan lalu, secara mengejutkan album lama Mariah Carey yang telah dirilis sejak 17 tahun lalu mendadak bertengger kembali masuk di top 10 chart musik. Dilansir People pada Senin (19/11), album bertajuk "Glitter" tersebut dirilis pada tahun 2001 untuk pengiring film berjudul sama. Kini, album yang sempat disebut sebagai karya paling gagal dari Mariah tersebut justru melonjak ke puncak Chart iTunes pada Rabu (14/11).

Bahkan hingga kini, Mariah sendiri mengaku masih tak percaya dengan pencapaian "Glitter". Bahkan hitmaker "Hero" tersebut mengungkapkan hal tersebut secara langsung kala diundang dalam acara "The Tonight Show starring Jimmy Fallon" belum lama ini.


Dalam acara tersebut, diva pop ini memperkenalkan album terbarunya, "Caution" yang baru saja dirilis pada Jumat (16/11) lalu. Namun Jimmy Fallon selaku pembawa acara juga menyinggung kembali masalah munculnya "Glitter" ke chart musik lewat tagar #JusticeForGlitter.

"Fakta bahwa 'Glitter' kembali (di chart musik) adalah sesuatu (yang mengejutkan). Siapa yang mengira (Glitter) akan mencapai nomor 1, bertahun-tahun setelahnya?" ungkap Mariah. "Tapi ini adalah album yang bagus, dan penggemar membuat hal ini terwujud."

Setelahnya, Jimmy Fallon kemudian bertanya kepada Carey mengapa album tersebut bisa kembali masuk bahkan menjadi jawara tangga album. "Karena Lambily (sebutan fans Mariah) ada di belakangnya. Aku tak melakukan apa pun. Mereka hanya.. ini sebuah kampanye," jawab sang diva.

Lebih lanjut, musisi berusia 48 tahun ini juga menjelaskan target dari kampanye #JusticeForGlitter tersebut. "Sebenarnya itu ditujukan kepadaku, karena aku tidak pernah melakukan (menyanyikan) lagu (dari album Glitter. Sebenarnya itu album soundtrack," terang Mariah.

Mendengar jawaban Mariah, Jimmy pun menjadi penasaran dengan alasan kenapa musisi bersuara emas tersebut tak pernah menyanyikan lagu dari "Glitter" di konsernya. "Waktu itu sulit," jawab Mariah, merujuk pada sederet kegagalan yang muncul usai album itu dirilis pada 2001. Bahkan akibatnya, album soundtrack Mariah ini bisa dibilang sangat gagal di pasaran.

Sebelumnya, "Glitter" tercatat menempati posisi ketujuh dalam kategori album charts. Bahkan "Glitter" mengalahkan sederet album baru yang dirilis oleh para musisi papan atas seperti Lil Wayne, Ariana Grande, Travis Scott, John Legend, Drake, hingga Eminem.

Sedangkan dalam kategori Soundtrack charts, "Glitter" menempati posisi kedua. Tepat di belakang album soundtrack "A Star is Born" milik Lady Gaga dan Bradley Cooper.

Di sisi lain, film "Glitter" sendiri diketahui mendapatkan ulasan buruk pada saat perilisannya dan kemudian berimbas pada anjloknya penjualan album soundtrack yang menyertainya. Album itu dirilis tepat pada 11 September 2001, yang juga bertepatan dengan aksi teror di World Trade Center di New York.

Sementara itu, album barunya, yakni "Caution" menjadi album ke-15 dan yang pertama setelah terakhir kali merilis album pada 2014 bertajuk "Me. I Am Mariah... The Elusive Chanteuse". Sebagai awal, musisi berusia 48 tahun ini telah lebih dulu merilis lagu utama berjudul "GTFO" pada September lalu.

You can share this post!

Related Posts