Prabowo Marah Reuni 212 Diremehkan, Sandiaga Malah Curhat Jual Saham 500 Miliar Demi Pilpres
Instagram/sandiuno
Nasional

Sandiaga menjual sahamnya senilai ratusan juta rupiah demi mendanai kampanye bersama Prabowo.

WowKeren - Di tengah perhatian masyarakat yang menyoroti sikap Prabowo Subianto terkait Reuni 212, perhatian publik juga tertuju pada Sandiaga Uno. Belum lama ini calon wakil presiden Prabowo itu memberikan pernyataan mengejutkan tentang dana kampanye.

Tak dipungkiri, terjun kampanye artinya harus siap dengan konseksuensi finansial yang harus ditanggung. Apa lagi mencalonkan diri sebagai wakil orang nomor satu di Indonesia.


Hal inilah yang dialami oleh Sandiaga Uno. Bersama dengan Prabowo Subianto, ia mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden. Keduanya pun duduk di nomor urut 2 setelah pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

Demi kesuksesan kampanye yang diusungnya bersama Prabowo, Sandiaga dikabarkan telah menjual saham PT Saratoga Invesatama. Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung, yakni mencapai setengah triliun rupiah.

Dalam dua bulan terakhir, Sandiaga telah menjual saham Saratoga sebanyak sembilan kali. Hal ini menyebabkan menurunnya saham milik Sandiaga dalam PT Saratoga menjadi 672,62 saham.

Penjualan saham dilakukannya lantaran hingga saat ini belum ada pihak yang mensponsori kampanyenya tersebut. Mau tidak mau, ia pun harus membiayai sendiri. “Jadi saya harus ‘all out, menjual saham yang saya miliki untuk membiayai kampanye” kata Sandiaga saat ditemui di kawasan Permata Jingga, Malang, Jawa Timur pada Rabu (5/12) lalu.

Untuk merinci total biaya kampanye, Sandiaga Uno dibantu oleh bendahara. Sayangnya, ia tidak mau menyebutkan secara rinci berapa dana kampanye yang dia anggarkan setiap bulannya.

“Satu bulan ke depan akan berdiskusi bersama tim bendahara,” sambung Sandiaga. “Dan bendahara akan menyampaikan kebutuhan dana kampanye.”

Selama kurun waktu satu bulan terakhir, mantan wakil gubernur DKI Jakarta tersebut telah menjual sahamnya sebanyak empat kali. Total saham yang dilepasnya mencapai 41,8 saham. Jika diungkan, nilainya mencapai sekitar Rp 157 miliar.

Penjualan saham oleh sandiaga menunjukkan bahwa ia memang bersungguh-sungguh dalam kampanye ini. Meskipun tak ada sponsor atau donatur, ia berusaha agar kampanye yang ia usung bersama Prabowo tetap berjalan lancar.

“Seperti yang sudah saya ungkapkan bahwa saya akan terus memastikan pengumpulan dana dari pribadi saya dan Pak Prabowo untuk memastikan giat kampanye kita ini akan terus bergulir,” terang Sandiaga. “Kami belum bisa mendapatkan donasi atau sumbangan besar dari perusahaan besar.”

Menurut pengamatan Sandiaga sendiri, progres yang dicapainya bersama Prabowo menunjukkan prospek yang bagus. Survei internal elektabilitas menunjukkan bahwa pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah mencapai 40 persen bahkan lebih.

“Alhamdulilah hari ini kami bersyukur, berdasarkan survei internal, kami sudah melewati angka 40 persen,” ucap Sandiaga. “Berarti ini adalah titik momentum yang sangat luar biasa bagi kami.”

You can share this post!

Related Posts