Angin Kencang dan Puting Beliung Terjang Bogor, Satu Orang Tewas
Twitter/TMCPoldaMetro
Nasional

Angin kencang terjadi karena bentukan awan kumulonimbus yang cukup matang di wilayah Bogor Selatan.

WowKeren - Wilayah Bogor bagian selatan dilanda angin kencang dan puting beliung pada Kamis (6/12) sore. Peristiwa ini mengakibatkan seorang pengendara mobil tewas setelah tertimpa pohon tumbang.

Berdasarkan data dari kepolisian, korban bernama Enny Retno (45) mengendarai mobil Avanza warna silver. Lokasi kejadian pohon tumbang berada di Jalan Lawang Gitung menuju Istana Batu Tulis, Kecamatan Bogor Selatan.


Angin kencang dengan kecepatan sekitar 30 knot (50 km per jam) tersebut mengakibatkan tiga pohon jenis kenari tumbang dan menimpa satu unit angkot, empat kendaraan roda dua, serta mobil yang dikendarai Enny. Jenazah korban telah dievakuasi oleh petugas gabungan TNI, Polri, dan anggota BPBD ke RS PMI Bogor. Tim gabungan juga melakukan evakuasi terhadap pohon-pohon yang tumbang dan mengakibatkan kemacetan karena menutup arus lalu lintas.

Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Bogor, Hadi Saputra, mengungkapkan bahwa angin kencang terjadi karena bentukan awan CB (kumulonimbus) yang cukup matang di wilayah Bogor Selatan. Situasi ini berpotensi terjadi selama puncak musim hujan yang berlangung hingga akhir Februari 2019 mendatang.

"Sapuan angin mencapai 100 meter hingga satu kilometer mengikuti arah angin," ujar Hadi dilansir CNNIndonesia. "Luaran awan CB itu antara lain, angin kencang, petir sama hujan lebat."

Oleh karena itu, Hadi mengimbau masyarakat Bogor untuk mewaspadai hujan ekstrim yang masih berpotensi terjadi dengan melihat tanda-tanda seperti diawali dengan petir. Video detik-detik angin kencang yang melanda wilayah Bogor Selatan pun terekam oleh masyarakat dan banyak tersebar di media sosial.

You can share this post!

Related Posts