Sandiaga Uno Habis-Habisan Jual Saham 500 Miliar Demi Pilpres, Reaksi Gerindra Santai Banget
Instagram/sandiuno
Nasional

Elektabilitas telah capai angka 40 persen membuat Sandiaga bersemangat untuk mengucurkan dana pribadi demi kepentingan kampanye.

WowKeren - Baru-baru ini, Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, mengejutkan publik terkait dengan dana kampanyenya. Ia dikabarkan telah menjual saham PT Saratoga Investama sebesar setengah triliun rupiah untuk kesuksesan kampanye.

Sandiaga tak segan merogoh kocek pribadinya untuk membiayai kebutuhan kampanye. Pasalnya, menurut Sandiaga, Paslon Capres dan Cawapres nomor urut 02 memang belum memiliki sponsor atau donatur.


Hal tersebut ternyata dianggap wajar oleh Partai Gerindra. Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan Advokasi Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menganggap Sandiaga semakin bersemangat menghadapi Pilpres 2019.

Gerindra juga tak membantah bahwa uang hasil penjualan saham tersebut lari ke dana kampanye. Meski demikian, Dasco mengaku belum tahu apakah dana tersebut sudah disetorkan ke bendahara Badan Pemenangan Nasional (BPN). Namun ia yakin apabila Sandiaga sudah memberi pernyataan publik, Cawapres tersebut akan menepatinya.

"Belum ada laporan ke bendahara," ujar Dasco dilansir dari CNN Indonesia, Kamis (6/12). "Tapi kalau rencananya beliau (menyetorkan uang) begitu, pasti begitu."

Menurut Dasco, sejak awal memutuskan maju menjadi seorang Cawapres, Sandiaga selalu bersikap optimis. Semangat Sandiaga yang makin besar juga dikaitkan dengan elektabilitas Prabowo-Sandiaga yang sudah mencapai 40 persen.

Sehingga bagi Dasco, dana pribadi Sandiaga untuk kepentingan kampanye dianggap wajar saja. "Wajar kalau yang bersangkutan sebagai Cawapres bersemangat untuk mengejar petahana," terang Dasco.

Sementara itu, bendahara BPN, Thomas Djiwandono masih menolak membicarakan hasil penjualan saham PT Saratoga Investama. Mengenai dana kampanye, Thomas mengaku belum menerima aliran dana baru dari Sandiaga. "Belum ada penyetoran baru," ujar Thomas.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Bidang Penggalangan Massa, Ferry Juliantono, mengaku bahwa BPN telah memiliki dana yang cukup untuk kebutuhan kampanye. Ia membantah anggapan bahwa BPN kekurangan dana sehingga Sandiaga terpaksa menjual sahamnya.

Meski membantah kekurangan dana, Ferry tetap senang apabila Sandiaga benar-benar menggunakan hasil penjualan sahamnya untuk dana kampanye. "Sebenarnya sekarang sudah cukup," ucap Ferry.

You can share this post!

Related Posts