Rencananya jenazah Dylan Sahara, istri Ifan Seventeen akan diterbangkan ke Ponorogo dan Andi, sang drummer akan diterbangkan menuju Yogyakarta.
- Trias Rohmadoni Alandari
- Selasa, 25 Desember 2018 - 08:23 WIB
WowKeren - Istri Ifan Seventeen, Dylan Sahara, akhirnya ditemukan setelah sempat hilang akibat tersapu tsunami. Saat ditemukan, Dylan ternyata telah meninggal dunia.
Ifan sempat dikabarkan cukup syok saat mengetahui istrinya meninggal dunia. Apalagi vokalis Seventeen itu sempat mengungkapkan harapannya agar sang istri ditemukan selamat. Selain itu Ifan juga dirundung duka karena ketiga teman satu grupnya di Seventeen meninggal dunia karena bencana tsunami tersebut.
Jenazah Dylan dan sang drummer, Andi akhirnya sampai di gedung kargo Citylink, Bandara Halim Perdanakusuma. Dilansir dari DetikHot pada Selasa (25/12), para sahabat Dylan dan sejumlah musisi sudah datang di sana sejak pukul 00.00 WIB. Sekitar pukul 01.00 WIB, ambulance yang membawa jenazah Dylan dan Adi tiba.
Jenazah Dylan dimasukkan dalam peti berwarna putih yang rencananya akan diterbangkan menuju Ponorogo, Jawa Timur. Sedangkan jenazah Andi dimasukkan ke peti berwarna cokelat yang rencananya akan diterbangkan ke Yogyakarta.
Sebelum melepas kepergian Dylan dan Andi, ada doa bersama yang dipanjatkan oleh sahabat dan pera rekan musisi. Ifan tak kuasa menahan tangis saat meminta doa untuk mendiang istri dan ketiga personel Seventeen.
"Makasih banyak kepada teman-teman yang ada di sini. Masih banyak dari kemarin ya, doain baik Seventeen band maupun keluarga," kata Ifan di lokasi, Selasa (25/12). "Terima kasih banyak sudah datang. Mudah-mudahan, Allah membalas kebaikan teman-teman semua. Sekali lagi, terima kasih."
Awalnya Ifan terlihat tegar menyampaikan rasa terima kasihnya. Namun, ia tidak dapat menahan tangis saat menyebut istri dan personel Seventeen yang meninggal.
"Kalau dari Seventeen kita doain buat almarhun Mas Herman," lanjut Ifan. "Mas Bani, Oki Wijaya, Ujang, dan juga istri saya. Mitna doanya mudah-mudahan yang telah meninggalkan kita meninggal dalam keadaan khusnul khotimah."
Dylan kala itu menemani Ifan yang sedang mengisi acara gathering PLN di Tanjung Lesung Beach Resort. Saat Seventeen berada di atas panggung, ombak besar datang menggulung dan merobohkan panggung.
Bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu (22/12) tersebut menewaskan tiga anggota Seventeen yakni Bani (bassist), Herman (gitaris) dan Andi (drummer). Jenazah Bani ditemukan pada Minggu (23/12), sedangkan jenazah Andi dan Dylan baru ditemukan pada Senin (24/12). Oki Wijaya, Road Manager Seventeen dan Ujang, kru Seventeen juga menjadi korban jiwa dalam kejadian tersebut.
(wk/tria)