Warisan Mendiang Olga Nyaris Ludes Gara-Gara Billy Syahputra?
Instagram/bilsky16
Selebriti

Kabar ludesnya warisan Olga semakin santer terdengar setelah publik dihebohkan dengan video adik Olga yang menjadi tukang parkir.

WowKeren - Semasa hidupnya, Olga Syahputra dikenal sebagai artis yang sukses. Olga pun dikabarkan meninggalkan warisan yang tidak sedikit. Namun, belakangan berhembus kabar yang menyebutkan bahwa warisan almarhum Olga mulai ludes.

Kabar tersebut semakin santer terdengar setelah publik dihebohkan dengan video adik Olga yang menjadi tukang parkir. Selain itu, warisan Olga juga diduga habis untuk membiayai gaya hidup Billy Syahputra yang dinilai suka foya-foya.


Mengutip dari Barista Episode 226 yang ditayangkan oleh channel YouTube STARPRO Indonesia pada Selasa (15/1), sebelum meninggal pada 27 Maret 2015 silam, Olga meninggalkan warisan yang cukup fantastis. Di antaranya ada butik, restoran dan sejumlah properti, seperti kontrakan dan rumah.

Tak hanya itu, Olga juga meninggalkan warisan berupa investasi di bisnis berlian. Ruben Onsu sebagain sahabat Olga menepis kabar habisnya warisan Olga.

"Enggak ah, orang rumahnya aja di sini masih ada kok," kata Ruben dalam tayangan Barista. "Bahkan Billy juga nambah mobil, nambah ini, enggak."

Senada dengan Ruben, Uya Kuya pun menyangkal berita tersebut. Ia mengaku tak pernah mendengar kabar bahwa keluarga Olga tengah mengalami kesulitan finansial. "Eggak pernah, enggak pernah dengar Billy jual apa-apa," kata Uya.

Salah satu warga mengungkapkan bahwa aset kontrakan Olga masih milik keluarga. Bahkan, keluarga Olga Syahputra menolak menjual aset tersebut karena ingin menyimpan kenangan almarhum.

Mak Vera, mantan manager Olga pun mengatakan bahwa aset-aset Olga tersebut dikelola oleh kerabat. Namun ketika sakit, aset tersebut sempat diabaikan karena fokus mengurus Olga.

"Dulu pas Olga lagi sakit, kitanya pada lepas," kata Mak Vera. "Karena fokus sama anak yang sakit."

Ayah Olga, Nurokhman membenarkan bahwa aset-aset Olga tersebut masih ada. Namun, memang butik serta restoran yang dulu sudah dijual. Properti yang tersisa hanyalah kontrakan.

Nurokhman mengungkapkan bahwa sebagian aset dijual karena untuk membiayai keperluan renovasi rumah. "Buat betulin rumah yang di Duren Sawit," kata Nurokhman.

You can share this post!

Related Posts
Loading...