Pesawat yang Ditumpanginya Hilang, Ini Pesan Terakhir Pemain Bola Asal Argentina Emiliano Sala
Getty Images
Dunia

Pesawat komersial yang ditumpangi pemain asal Argentina, Emiliano Sala, belum ditemukan sejak lepas landas pada Minggu (20/1).

WowKeren - Pesawat komersial yang ditumpangi pemain asal Argentina dan top skor klub Ligue 1 Prancis Nantes, Emiliano Sala, belum ditemukan. Ia dalam penerbangan dari Prancis ke Cardiff, Wales, untuk memulai karier baru sebagai pemain Cardiff City.

Pesawat yang ditumpangi Sala bersama satu orang lainnya tersebut menghilang dari radar saat berada di utara laut Alderney sekitar Les Casquete, Minggu (20/1) pukul 20.23 waktu Prancis. Pesawat tersebut berjenis Piper PA-46 Malibu.


Sala ternyata sempat mengirim pesan suara kepada para rekannya melalui WhatsApp sesaat sebelum pesawat yang ia tumpangi hilang. Ia sudah khawatir dengan kondisi pesawat sebelum terbang.

"Halo teman, bagaimana kabarmu, orang gila? Aku benar-benar lelah, aku di sini di Nantes melakukan sangat banyak hal dan itu tak akan pernah berhenti," ujar Sala dalam pesan suaranya. "Aku di sini, di pesawat yang sepertinya akan hancur, dan aku akan pergi ke Cardiff, gila, besok kami sudah mulai (berada di Cardiff), dan pada sore hari kami mulai berlatih bersama tim baruku (Cardiff City)."

Pesan tersebut diyakini terkirim sesaat sebelum pesawat Sala lepas landas. Setelah mengirim pesan tersebut, Sala kembali mengirim pesan kepada para rekannya. Pesan tersebut tampaknya dikirimkan kala kondisi dalam pesawatnya memburuk.

"Bagaimana kabar kalian, semuanya baik-baik sajakan? Jika kalian tidak mendapat kabar lagi dari saya dalam satu atau satu setengah jam ke depan, saya tidak tahu apakah mereka akan mengirim seseorang untuk menemukan saya," tutur Sala. "Saya mulai ketakutan!"

Sebelumnya, Sala juga dikabarkan mengirim pesan bahwa pesawat yang ditumpanginya mengeluarkan suara aneh. Menurut beberapa sumber, pesawat tersebut memang sempat mengalami gangguan sebelum lepas landas. Namun pesawatnya tetap terbang pada pukul 19.45 waktu setempat.

Setelah insiden ini terjadi, kedua orangtua serta adik Sala langsung berangkat ke Paris dari Argentina. Ayah Sala, Horacio, mengaku telah pasrah.

"Saya putus asa, Saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Saya berharap kabar baik akan datang," ujar Horacio. "Transfernya ke Cardiff adalah langkah yang besar. Dia adalah anak laki-laki yang selalu berjuang keras. Anak laki-laki yang rendah hati. Ini masih terasa sulit untuk dijelaskan. Seluruh masa depannya di depannya, semua impian yang dia miliki."

You can share this post!

Related Posts
Loading...