Aksi Hampir Baku Hantam di 'Pagi-Pagi pasti Happy' Akhirnya Tuai Sanksi dari KPI
Instagram/p3htranstv
TV

Namun lagi-lagi lagi-lagi netter kecewa dengan sanksi yang diberikan oleh KPI untuk 'Pagi-Pagi pasti Happy'.

WowKeren - Seperti yang diberitakan sebelumnya, warganet mengecam aksi hampir baku hantam di program "Pagi-Pagi pasti Happy" (P3H) Trans TV pada tayangan Rabu (23/1). Mereka pun beramai-ramai mengadukan hal itu pada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Ketika itu, Billy Syahputra selaku pembawa acara dan Indra Tiragan alias pengacara Kriss Hatta sebagai bintang tamu melakukan aksi saling dorong. Aduan warganet pun akhirnya ditanggapi oleh pihak KPI dan memberikan sanksi pada "P3H" berupa teguran tertulis.


KPI menyebut "P3H" kedapatan melakukan pelanggaran terhadap Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Selain aksi saling dorong, KPI juga menyebut program "P3H" yang tayang pada 7 Januari 2019 juga telah melanggar P3SPS.

Pada tayangan 7 Januari itu, "P3H" menampilkan wawancara dengan dua anak laki-laki tentang kronologi kejadian tsunami selat Sunda. Nuning Rodiyah selaku komisioner KPI Pusat menjelaskan bahwa anak-anak atau remaja di bawah usia 18 tahun tidak boleh diwawancarai di luar kapastitas mereka.

"Program siaran itu tidak boleh mewawancarai anak-anak dan atau remaja berusia di bawah umur 18 tahun mengenai hal-hal di luar kapasitas mereka untuk menjawabnya," jelas Nunung. "Seperti bencana yang menimbulkan dampak traumatic."

Sementara untuk aksi saling dorong antara Billy dan Indra, "P3H" dinilai melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran Pasal 14 dan Pasal 29 huruf a serta Standar Program Siaran Pasal 15 Ayat (1). KPI juga kembali meminta pada pihak Trans TV untuk menjadikan P3 dan SPS sebagai acuan utama dalam penayangan sebuah program siaran sehingga mampu memberikan manfaat positif.

Sayangnya, sanksi teguran tertulis yang dilayangkan oleh KPI untuk "P3H" itu menuai respon kecewa dari netter. Mereka menyebut langkah yang diambil KPI dirasa kurang tepat jika hanya memberikan sanki berupa teguran tertulis. Kekecewaan netter tersebut mereka layangkan pada postingn foto di Instagram milik KPI pada Rabu (24/1).

"Maaf ya sebelumnya, sy bukan haters Uya Kuya dan bukan fans dia juga, tp setahu saya dr dulu acara2 yg dia bawakan itu gak pernah mendidik, settingan semua. Tolong pihak @kpipusat sadar akan hal itu.." komentar akun @permata***. "@kpipusat bingung sm lembaga 1 ini. Uda di mention ribuan sm masyarakat disuruh tutup tuh acara2 gimik tetep aja tutup mata. Klo cuma tegoran doank percuma!Bikin masyarakat bertanya2. BAYARANNYA GEDE BGTT YA???" sahhut akun @henny***.

"Dikasih sanksi tertulis terus. Kapan dibungkus @kpipusat . acara tidak mendidik," tulis akun @jully***. "Salah 1 buruknya perilaku masa depan anak indonesia , ada di tangan kalian @kpipusat jgn bikin masyarakat kecewa dg hanya memberi sanksi dg tayangan yg sdh meresahkan," balas akun @beefa***.

You can share this post!

Related Posts
Loading...