6 Lokasi Wisata Ini Mirip Stonehenge di Inggris, Punya Indonesia Tak Kalah Keren
Travel

Stonehenge punya banyak tiruan, termasuk di Indonesia, lho. Intip di sini untuk mengetahuinya.

WowKeren - Kalian pasti tahu Stonehenge, kan? Bangunan bersejarah yang terletak berdekatan dengan Amesbury di Wiltshire, Inggris. Peninggalan yang sangat terkenal ini merupakan lingkaran batu tegak pertama yang berada dalam lingkup tembok tanah.

Sejarah Stonehenge menjadi perdebatan oleh beberapa arkeolog terkait usianya. Meski banyak teori yang disampaikan, mereka sepakat kalau monumen tersebut pertama kalian didirikan pada tahun 3.500 SM dalam beberapa fase.


Pembangunan kedua dilakukan sekitar 700 tahun kemudian, atau sekitar 2300 SM. Terahir pembangunan ketiga dilakukan selanjutnya sekitar 200 SM, dan di pada pembangunan terahir ini selesai sekitar tahun 1500 SM.

Monumen ini disebut-sebut sebagai mitos keadilan, ada juga yang mengatakan penyihir Merlin yang mengangkat batu dari Irlandia dan spekulasi adanya UFO menggunakan lingkaran tersebut untuk lokasi pendaratan.

Stonehenge menjadi lokasi wisata yang sangat populer, apalagi lokasinya berada di tengah padang rumput. Matahari terbenam di Stonehenge disebut yang paling indah di Inggris, lho. Kalian dapat menyaksikan panorama cahaya matahari sore yang mengagumkan dari celah batuan.

Nah, saking terkenalnya, Stonehenge punya banyak tiruan, termasuk di Indonesia. Uniknya di Amerika, terdapat Stonehenge yang dibuat dari benda-benda lain, lho.

Mau tahu gimana kerennya Stonehenge dari berbagai dunia? Yuk, intip di bawah ini.

1. Tiruan Stonehenge di Standing Stones Restaurant Bali


Tiruan Stonehenge di Standing Stones Restaurant Bali

Lokasi wisata yang mirip sama Stonehenge berada di Bali, tepatnya di Standing Stones Restaurant. Tempat ini sebenarnya adalah sebuah restoran mewah dan berkelas. Bangunan restoran mengusung konsep tradisional agar cocok dengan batu-batu besar berdiri di tepi pantai. Perabotan kayu dan minimalis mendominasi restoran ini.

Nah, Standing Stones Restaurant juga menyediakan lokasi outdoor untuk para pengunjung. Terdapat gazebo yang dihiasi dengan kelambu dan bantal untuk bersantai. Angin sepoi-sepoi di pantai dan suara ombak akan memanjakan kalian di lokasi tersebut. Selain itu, pengunjung juga dapat duduk di rumput hijau sambil menikmati panorama pantai.

Suasana malam hari di Standing Stones Restaurant juga enggak kalah keren. Saking indahnya, lokasi ini kerap dijadikan tempat untuk acara pernikahan. Latar Stonehenge yang berdiri kokoh membuat acara lebih berkesan.

2. Wisata Stonehenge Cangkringan di Yogyakarta


Wisata Stonehenge Cangkringan di Yogyakarta

Tiruan Stonehenge selanjutnya yang berada di Indonesia adalah Stonehenge Cangkringan. Lokasi wisata satu ini terletak di lereng Gunung Merapi, Yogyakarta. Batu di lokasi ini merupakan sisa dari erupsi dahsyat tahun 2010 silam. Batuan tersebut juga dicampur dengan beton dan dibentuk sedemikian rupa agar mirip Stonehenge di Inggris.

Stonehenge Cangkringan ini berada di dalam kawasan The Lost World Castle. Tak jauh dari gerbang wisata tersebut, kalian sudah dapat menemukan batu-batu besar berdiri dengan estetik. Tempat ini menjadi incaran para wisatawan untuk mengabadikan foto. Kapan lagi bisa mengambil gambar di Stonehengen tanpa jauh-jauh ke Inggris.

3. Peninggalan Sejarah Stonehenge Solor di Bondowoso


Peninggalan Sejarah Stonehenge Solor di Bondowoso

Nah, kalau yang satu ini bukan replika, melainkan asli berasal dari zaman megalitikum, yakni Stonehenge Solor. Batu-batuan yang berdiri membentuk pilar ini terletak di Desa Solor, Kabupaten Bondowoso. Untuk menuju lokasi ini membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam dari kota.

Akses menuju Stonehenge Solor juga masih terbilang sulit. Namun, ketika sampai, rasa lelah dan usaha semua akan terbayar dengan pemandangan menakjubkan. Lokasi Stonehenge Solor yang dikelilingi hutan dan bukit membuat penampakannya semakin syahdu. Kalian enggak bakal nyesel berkunjung ke sini.

4. Foamhenge di Virginia yang Terbuat dari Busa


Foamhenge di Virginia yang Terbuat dari Busa

Nah, beralih ke Virginia, terdapat tiruan Stonehenge yang mirip banget sama aslinya. Stonehenge di kawasan padang rumput Natural Bridge, Virginia, Amerika Serikat ini terbuat dari styrofoam yang diwarnai dan dibentuk agar mirip batu berdiri di Inggris. Tempat ini kemudian diberi nama Foamhenge.

Styrofoam yang digunakan enggak sembarangan, lho. Mereka memilih yang terbaik dengan ukuran ekstra besar. Styrofoam tersebut kemudian diletakkan di perbukitan agar mirip dengan Stonehengen si Inggris. Seiring berjalannya waktu, batuan Foamhenge semakin terkikis dan warnanya pun juga pudar. Selain itu, banyak turis jahil yang merusak batuan buatan tersebut.

5. Carhenge di Nebraska yang Diciptakan oleh Seniman


Carhenge di Nebraska yang Diciptakan oleh Seniman

Lokasi wisata selanjutnya adalah Carhenge yang berada di daerah pertanian Nebraska, Amerika Serikat. Dari mananya kalian pasti tahu Stonehenge di sini terbuat dari apa. Benar, mobil. Carhenge diciptakan oleh Jim Reinders, seorang seniman eksperimental yang terpesona dengan keindahan Stonehenge di Inggris.

Terdapat 38 mobil yang digunakan Jim untuk membuat Carhenge. Ia menggunakan mobil bekas yang kemudian dicat ulang dengan warna abu-abu agar mirip batu. Mulanya, monumen ini dianggap menggangu pemandangan oleh keluarga Jim. Namun, Carhenge menjadi populer dan banyak dikunjungi wisatawan untuk berfoto.

6. Fridgehenge di New Mexico Terbuat dari Susunan Kulkas


Fridgehenge di New Mexico Terbuat dari Susunan Kulkas

Jika sebelumnya terbuat dari mobil, Stonehenge kali ini diciptakan dari Fridgehenge. Berkunjung ke lokasi ini, kalian dapat melihat puluhan kulkas bekas disusun membentuk lingkaran di hamparan padang rumput di Kota Santa Fe.

Awalnya, Fridgehenge diprotes warga lantaran tidak setuju adanya tumpukan kulkas bekas di kawasan tersebut. Mereka menilai kawasan itu menjadi terlihat kotor, seperti tempat barang-barang rongsok. Namun setelah dijelaskan, masyarakat mendukung hal itu.

Fridgehenge tidak dicat seperti mobil di Carhenge agar terlihat menjadi batu. Monumen ini diwarnai dengan motif grafiti yang penuh warna. Hal ini juga yang membuat Fridgehenge menarik perhatian wisatawan.

You can share this post!

Related Posts