Farhat Abbas Kembali Dilaporkan Elza Syarief, Disebut 'Minta' Jabatan Jaksa Agung untuk Ayahnya
Instagram
Selebriti

Farhat Abbas juga diminta segera ditangkap karena ditakutkan akan melarikan diri.

WowKeren - Perseteruan dua pengacara kondang Farhat Abbas dan Elza Syarief masih terus berlanjut. Usai dilaporkan balik oleh Farhat atas pencemaran nama baik dan atau pemerasan, Elza pun kembali menyambangi Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, untuk melakukan hal senada.

Elza melaporkan kembali Farhat atas tudingan pencemaran nama baik serta laporan palsu. Bukti-bukti pun dibawa Elza untuk menguatkan laporannya, yakni foto dan keterangan yang menunjukkan Farhat telah menjelek-jelekkan namanya melalui WhatsApp dan Instagram.


"Saya buat dua laporan, satu yang ini laporan saya delik aduan yang pencemaran nama baik melalui ITE ada beberapa yang saya laporkan ini spesial saya akan laporkan ini," ujar Elza dilansir Grid.ID. "Tapi satu lagi kasus yang kita laporkan adalah laporan palsu dimana dikatakan Ronny, Asnawi dan saya melakukan pemerasan."

Atas laporan tersebut, Farhat terancam hukuman 6 tahun penjara. Pitra Romadoni Nasution selaku pengacara Elza meminta agar Farhat segera ditangkap karena dikhawatirkan akan melarikan diri.

"Jadi saya minta selaku kuasa hukum agar pihak Bareskrim Polri menangkap Farhat Abbas karena ancaman hukumannya sudah lima tahun dan dikhawatirkan saudara Farhat Abbas ini diduga akan melarikan diri," tegas Pitra.

Elza pun membongkar fakta mengejutkan tentang aib sahabatnya itu. Farhat disebut pernah meminta Elza untuk menjadikannya menteri serta sang ayah sebagai Jaksa Agung. Hal tersebut dikarenakan Elza mengenal dekat Setya Novanto yang dahulu pernah menjabat sebagai ketua DPR RI.

"Dia kasih CV bapaknya, pertama dia minta sebagai Jaksa Agung. Saya bilang, 'Hat ini jaksa agungnya masih ada'. Nyatanya sampai sekarang Jaksa Agungnya masih yang sama dari Partai Nasdem," ungkap Elza. "Ya sudah saya bilang gini kalau misalnya jaksa agung enggak bisa, Watimpres (Wakil Dewan Pertimbangan Presiden) ya."

"Nah itulah waktu ketemu sama Pak Setya Novanto," imbuh Elza. "Dia desek bapaknya untuk jadi Jaksa Agung dan dia jadi Menteri."

Elza mengaku semakin geram kala mengetahui Farhat ternyata memutarbalikkan fakta dan menyebarkannya di media sosial. "Dan dia tulis-tulis begini dia masukin ke WhatsApp, dikirim kemana mana dan nyampe ke saya saksi-saksinya banyak. Jadi bukan satu orang yang mengetahui ini," tutup Elza.

You can share this post!

Related Posts