Wakil Dubes Inggris Puji Kinerja KPK Berantas Korupsi
Nasional

Wakil Dubes Inggris memandang Indonesia sebagai negara yang serius dalam menangani masalah korupsi.

WowKeren - Kerja keras Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengungkap upaya penyelewengan uang rakyat semakin terlihat. Hal ini berdasarkan banyaknya pelaku tindak pidana korupsi yang sudah dijatuhi hukuman, meskipun belum secara sempurna.

Upaya KPK untuk memerangi korupsi secara sungguh-sungguh mendapat pujian dari Inggris. Wakil Dubes Inggris Rob Fenn mengapresiasi penanganan korupsi yang ada di negeri ini. Bagi Fenn, reputasi semacam itu bukanlah hal yang mudah dicapai. Sebab hal itu memerlukan tekad yang kuat serta perjuangan besar.


"Saya rasa itu karena citra Indonesia sebagai negara yang serius dalam melawan korupsi," kata Fenn usai bertemu dengan pimpinan KPK di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (11/2). "Reputasi seperti ini tak mudah dicapai. Itu merupakan sebuah perjuangan."

Fenn sangat mengagumi komitmen KPK untuk memerangi korupsi secara luas. "Dan KPK merupakan juara yang energik dalam beberapa hal seperti (memperjuangkan aturan) beneficial ownership (pemilik manfaat) tapi juga memerangi korupsi secara luas," lanjut Fenn.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif yang ikut mendampingi Fenn mengucapkan terima kasih atas pujian tersebut. Dalam praktiknya, KPK tidak tebang pilih dalam menjatuhi hukuman pada para koruptor. Tak hanya memproses pejabat di tingkat daerah, namun juga pusat.

"Kita tidak hanya memproses pejabat di level rendah," kata Laode di Jakarta, Senin (11/2). "Tapi termasuk pejabat di level tinggi."

Dalam pertemuan tersebut, juga dibahas hal-hal yang sifatnya lebih teknis seputar pelatihan. Misalnya seperti pelatihan terkait pengadaan barang melalui elektronik.

"Di samping itu kita membicarakan beberapa hal yang lebih teknis," terang Laode. "Misalnya, pelatihan yang berhubungan dengan beneficial owner, pelatihan yang berhubungan dengan pengadaan barang melalui elektronik dan tentunya pelatihan-pelatihan lain, korupsi di private sector."

Ke depannya, Indonesia akan bekerja sama dengan Inggris untuk meningkatkan kapasitas penegak hukum. Tak hanya antar kedua negara, tapi juga se-ASEAN dan Asia Pasifik.

"Ke depan dengan bantuan Inggris, kita akan bekerja lebih erat lagi," papar Laode. "Kita akan bekerja dan mendiskusikan peningkatan kapasitas penegak hukum tak hanya untuk petugas KPK dan penegak hukum lainnya di Indonesia, tapi juga mungkin di ASEAN dan Asia Pasifik."

You can share this post!

Related Posts