Jokowi Sebut Tak Pernah Permasalahkan Kepemilikan Ratusan Ribu Hektare Lahan Prabowo
Nasional

Sebelumnya, Jusuf Kalla menyatakan bahwa Prabowo tak salah menguasai lahan tersebut lantaran izinnya sudah sesuai dengan Undang-Undang.

WowKeren - Isu kepemilikan ratusan ribu hektare lahan Prabowo Subianto masih ramai diperbincangkan hingga kini. Wakil Presiden Jusuf Kalla bahkan telah buka suara soal lahan tersebut.

Jusuf Kalla mengakui bahwa dirinya memberi izin pembelian lahan tersebut pada Prabowo kala masih menjabat sebagai Wapres di pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Ia juga menyatakan bahwa Prabowo tak salah menguasai lahan tersebut lantaran izinnya sudah sesuai dengan Undang-Undang.


Menanggapi pernyatan Jusuf Kalla, Capres nomor urut 01, Joko Widodo, pun angkat bicara. Jokowi mengaku dirinya tak pernah menyalahkan Prabowo soal kepemilikan lahan tersebut.

"Memang tidak ada masalah," tutur Jokowi di Hotel El Royale, Jakarta, Rabu (20/2). "Apa saya pernah bilang (itu) masalah? Enggak kok."

Menurut Jokowi, dirinya membahas penguasaan lahan Prabowo di debat Pilpres kedua karena sang lawan menilai program pembagian sertifikat tanah tidak bermanfaat. Sehingga, Jokowi menyebut luas lahan yang dikuasai Prabowo untuk membandingkan dengan luas konsesi lahan yang diberikan pada masyarakat.

"Saya itu menyampaikan ya, Pak Prabowo kan menyampaikan bahwa pembagian sertifikat itu tidak bermanfaat, karena nanti kan tanah-tanah akan habis," tutur Jokowi. "Kan gitu. Saya hanya menyampaikan kan bahwa ada kepemilikan sejumlah itu. Enggak memasalahkan itu ilegal atau itu enggak."

Jokowi pun lantas menjelaskan tentang luas konsesi lahan yang diberikan kepada masyarakat. Luas lahan tersebut relatif lebih kecil dibandingkan dengan lahan milik Prabowo.

"Sudah saya sampaikan, bahwa kan pada ikut di perhutanan sosial. Ada yang kita beri satu hektare," jelas Jokowi. "Ada masyarakat adat ulayat 800 hektar, 2.000 hektare, itu kecil-kecil memang. Ada yang 2 hektare, memang kecil-kecil."

Diketahui, Jokowi menyebut bahwa Prabowo memiliki lahan seluas ratusan ribu hektare di Aceh dan Kalimantan Timur. Pernyataan tersebut diungkapkan Jokowi pada debat Pilpres kedua, Minggu (17/2).

Prabowo pun mengakui bahwa dirinya memiliki lahan di Kalimantan Timur seluas 220.000 hektare dan di Aceh Tengah seluas 120.000 hektare. Namun ia menyebut bahwa lahan tersebut berstatus milik negara karena hanya memiliki Hak Guna Usaha (HGU).

You can share this post!

Related Posts
Loading...