Puisi 'Ancam Tuhan' Dinilai Biadab Oleh Buya Syafii, Neno Warisman: Aku Enggak Mau Dengar
Nasional
Puisi Neno Warisman Dituduh Ancam Allah

Neno Warisman mengaku dirinya hanya mau mendengar tentang hal yang positif.

WowKeren - Aktivis Neno Warisman sempat mendapat banyak sorotan kala membacakan puisi dalam acara Munajat 212 pada Kamis (21/2) lalu. Puisi tersebut menimbulkan kontroversi karena dinilai memberikan ancaman kepada Tuhan.

Salah satu kritik datang dari Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Buya Syafii Ma'rif. Tak tanggung-tanggung, Syafii menilai bahwa puisi Neno merupakan puisi yang biadab.


Mendapat kritik dari tokoh senior Muhammadiyah tersebut, Neno mengaku tak mau dengar. "Enggak, aku enggak mau dengar," ujar Neno di Restoran Al Jazzeerah Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Minggu (3/3).

Menurut Neno, dirinya hanya mau mendengar tentang hal yang positif. Ia juga tak mau membalas pernyataan Syafii yang menyebut puisinya biadab.

"Aku hanya mendengar hal-hal yang baik, yang positif gitu," jelas Neno. "Karena pikiran kita itu harus selalu diisi dengan hal yang positif dan aku menyukai sesuatu yang positif."

Sebelumnya, Syafii memberikan kritik bahwa tindakan Neno membawa-bawa Tuhan dan agama ke ranah politik, bukanlah hal yang tepat. Ia juga menjelaskan arti kata biadab yang berasal dari bahasa Persia.

"Itu puisi, itu kan sudah saya (jelaskan). Saya kemarin di Jakarta bicara ini puisi biadab," ucap Buya Syafii di Gedung Pascasarjana UMY, Yogyakarta pada Jumat (1/3). "Biadab itu bahasa Persia, Bi itu artinya tidak, adab itu tata krama."

Hal senada juga disampaikan oleh Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif tersebut menilai puisi Neno sama saja dengan menyebut dirinya dan Jokowi sebagai kafir.

"Menempatkan posisi yang lain sebagai seorang kafir, maka sama saja menganggap pak Jokowi dan saya dianggap orang kafir," ujar Ma'ruf. "Itu sudah tak tepat. Sayang lah."

Diketahui, puisi Neno ramai diperbincangkan sejak penggalan videonya beredar di media sosial. Berikut isi puisi Neno yang dibagikan dalam penggalan video yang diunggah oleh akun @Wo***ro_. "...Jangan, jangan Engkau tinggalkan kami dan menangkan kami. Karena jika Engkau tidak menangkan. Kami khawatir ya Allah. Kami khawatir ya Allah. Tak ada lagi yang menyembah-Mu," demikian ucap Neno.

You can share this post!

Related Posts
Loading...