Wakil Ketua Umum PAN Sesalkan Amien Rais Ikut Aksi Damai Dengan FUI di KPU
Nasional

Apa yang dilakukan oleh Amien dinilai tidak bertanggung jawab dan bisa dianggap sebagai upaya mendelegitimasi KPU.

WowKeren - Sekelompok massa dari Forum Umat Islam (FUI) menggelar aksi damai di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Mereka menuntut KPU dan juga Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk bisa melakukan tugas mereka sebagai penyelenggara Pemilu dengan bersih tanpa kecurangan.

Dalam aksi tersebut terlihat hadir Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. Dalam orasinya, ia menyampaikan akan mengawasi KPU agar tidak berbuat curang khususnya dalam penghitungan suara.


"Saya peringatkan, awal April tim 'Adil Makmur' akan datang dengan full force IT-nya," kata Amien di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat (1/3). "Kita akan meminta audit forensik audit terakhir. Kalau nggak mau berarti memang ada niat curang ya."

Terkait hal ini, Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan justru ikut mengkritik aksi damai yang dihadiri oleh mantan Ketum partai tersebut. Apa yang dilakukan oleh Amien akan menggiring publik pada persepsi bahwa proses Pemilu yang dilakukan oleh KPU diwarnai oleh kecurangan.

Hal ini, dikatakan Bara, sangat berbahaya mengingat Pemilu merupakan bagian terpenting dalam proses demokrasi. Dengan kata lain, perbuatan Amien dalam aksi damai tersebut justru dapat dianggap sebagai upaya untuk mendelegitiamsi KPU sebagai lembaga penyelenggara Pemilu.

"Itu sangat berbahaya bagi proses Pemilu yang merupakan proses terpenting dalam demokrasi kita," kata Bara di Kompleks Parlemen, Senin (4/2). "Jadi, itu semacam memberikan delegitimasi kepada KPU sebagai lembaga yang menyelenggarakan Pemilu."

Bara menegaskan bahwa harus dibedakan antara memastikan netralitas dan mendelegitimasi KPU. Menebar kecurigaan terhadap independensi KPU justru bukan perbuatan yang bertanggung jawab dan bisa jadi sangat berbahaya. Sebab, kecurigaan yang timbul akan memunculkan rasa apatis publik terhadap kredibilitas KPU.

"Kalau terus menyebarkan kecurigaan akan independensi KPU, saya pikir itu satu hal yang tidak bertanggung jawab dan sangat berbahaya," imbuh Bara. "Bisa menanamkan sikap apatis di kalangan rakyat terhadap kemampuan KPU untuk menyelenggarakan proses ini secara independen dan fair."

You can share this post!

Related Posts
Loading...