Netizen Ini Ngaku Sudah 'Ramal' Jatuhnya Ethiopian Airlines Sejak 2 Bulan Lalu
Getty Images/Altrendo Travel
Dunia
WNI Tewas di Kecelakaan Ethiopian Airlines

Netizen Twitter ini juga mengaku telah memberikan imbauan kepada Ethiopian Airlines soal pesawat Boeing MAX 8, namun tak dihiraukan.

WowKeren - Pesawat Ethiopian Airlines tujuan Nairobi, Kenya, dikabarkan jatuh tak lama setelah lepas landas pada Minggu (10/3). Kejadian nahas tersebut menjadi sorotan lantaran sebanyak 149 penumpang dan 8 orang kru kabin tewas. Di sisi lain, diketahu satu orang Warga Negara Indonesia turut menjadi korban tewas dalam kecelakaan pesawat tersebut.

Jauh sebelum kejadian nahas ini, seorang netizen mengaku sudah "meramal" jatuhnya pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dipakai Ethiopian Airlines ini. Netizen dengan akun Twitter @advmtw ini menjelaskan jika dirinya sempat mengirim email kepada pihak maskapai.


Email yang disampaikan netizen tersebut berupa imbauan kepada Ethiopian Airlines terkait penggunaan pesawat Boeing 737 MAX 8 itu. Netizen ini juga menyinggung perihal kesamaan jenis pesawat milik Ethiopian Airlines dengan pesawat milik Lion Air yang jatuh pada 29 Oktober 2018 lalu.

Dalam email yang disampaikan netizen tersebut kepada Ethiopian Airlines, ia mengaku sebagai seorang yang tertarik dengan dunia penerbangan. Ia juga merupakan konsumen Ethiopian Arilines dan banyak melakukan penelitian dalam dunia penerbangan.

Akun tersebut lantas menyampaikan kekhawatirannya soal kepemilikan Boeing 737 MAX 8 milik Ethiopian Airlines. "Saya ingin menyampaikan perhatian saya mengenai laporan yang mengkhawatirkan setelah jatuhnya 737 max milik Lion Air pada 29 Oktober 2018," demikian salah satu kutipan email netizen tersebut pada Ethiopian Airlines.

Netizen tersebut mengimbau kepada Ethiopian Airlines mengenai sistem anti stalling baru yang dipasang pada MAX 8. Menurutnya, banyak maskapai dan pilot yang belum mengetahui mengenai hal itu.

"Saya mengirim email ini untuk memastikan bahwa Ethiopian Airlines dan pilot Boeing 737 MAX 8 sudah sadar terkait dengan anti stalling system (MCAS) yang ada pada pesawat khusus ini," tulisnya. "Saya meluangkan waktu untuk menulis email ini karena saya percaya bahwa keselamatan harus menajdi priorotas utama dalam industri penerbangan."

Mengikuti tangkapan layar email yang ia berikan kepada Ethiopian Airlines, netizen ini juga mengaku tak dihiraukan. "Berita buruk ... Itu surat yang saya kirim ke maskapai penerbangan Ethiopian 2 bulan lalu mengenai 737 MAX. Tidak pernah mendapat jawaban," tulisnya di Twitter pada Minggu (10/3) kemarin.

You can share this post!

Related Posts
Loading...