Anies Baswedan Soal Saham Bir: Sayang Kalau Uang Sebanyak Itu Dipakai Bisnis Minuman Beralkohol
Instagram/aniesbaswedan
Nasional

Anies mencontohkan bahwa uang hasil penjualan saham bir bisa dipakai untuk membuat 100 bangunan sekolah.

WowKeren - Polemik penjualan saham bir ternyata masih belum usai. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa rencana untuk membangun sekolah dari hasil penjualan saham tersebut hanyalah sebuah ilustrasi. Sebab, penggunaan tersebut harus dibicarakan dulu dengan pihak dewan.

"Itu ilustrasi," kata Anies di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (13/3). "Nanti ketika penggunaannya harus dibahas bersama dengan dewan."


Anies membuat ilustrasi semacam itu untuk menunjukkan bahwa dengan uang sebanyak hasil penjualan saham bir, maka bisa dibangun 100 bangunan sekolah. Sedangkan jika dipergunakan untuk membangun infrastruktur air minum maka bisa membuat hingga 1 juta unit.

"Kemarin saya gunakan ilustrasi sekolah untuk menggambarkan bawah anggaran seperti itu kalau dibuatkan sekolah bisa dapat 100," jelas Anies. "Kalau dibuat saluran air minum bisa dapet 100 ribu dan saluran baru bila kita membiayai air minum bisa sampai 1 juta."

Anies menilai bahwa uang sebesar itu akan sangat sayang jika hanya digunakan untuk mengembangkan industri bir. "Sayang kalau uang besar itu dititipkan dalam usaha membangun industri minuman beralkohol," imbuh Anies.

Manfaat lain yang bisa diperoleh dari penjualan saham bir, dikatakan Anies, bisa mengontrol angka peredaran minuman beralkohol di wilayah Jakarta. Dengan dijualnya saham bir, maka perusahaan tersebut tak perlu lagi mendongkrak angka produksi.

"Jadi jika produksinya meningkat kalau produksi meningkat berarti penjualannya meningkat," jelas Anies. "Di sisi lain kita punya kepentingan mengontrol."

Sementara itu, Anies menilai bahwa penjualan saham bir ini tidak perlu ada kajian. Sebab menurutnya, sudah sangat jelas bahwa industri bir tidak bisa memberikan efek pembangunan. Ia justru menganggap aneh jika ada kajian terkait penjualan saham tersebut.

"Kalau ini tidak ada efek pembangunannya," tegas Anies. "Kalau mau kajian lagi malah justru aneh, apanya yang mau dikaji, udah jelas industrinya ini, betul kan?"

Gubernur DKI Jakarta itu memandang bahwa penjualan saham bir adalah sesuatu yang sederhana. Ia mengingatkan bahwa Jakarta memerlukan dana yang besar untuk proses pembangunan.

"Saya rasa sederhana sekali kok, itu soal uang sebanyak itu mau dipakai apa," kata Anies. "Mau dipakai membiarkan atau dipakai untuk, kita punya kebutuhan dana yang besar lho."

You can share this post!

Related Posts