Bahar bin Smith Ancam Jokowi: Tunggu Saya Keluar dan Rasakan Pedasnya Lidah Saya!
Nasional

Hadapi sidang lanjutan kasus penganiayaan, Bahar bin Smith merasa mendapat ketidakadilan hukum.

WowKeren - Bahar bin Smith kembali menghadapi sidang di pengadilan pada Kamis (14/3). Bahar bin Smith dilaporkan atas kasus penganiayaan dua orang remaja.

Dalam sidang kali ini, dai asal Manado tersebut mengaku merasakan ketidakadilan hukum. Merasakan hal tersebut, Bahar lantas mengancam Presiden Joko Widodo.


Dalam sidang kali ini, diketahui Jaksa Penuntut Umum menolak nota keberatan yang diajukan oleh Bahar bin Smith. Diketahui, salah satu poin eksepsi yang diajukan kuasa hukum Bahar bin Smith adalah mengenai surat dakwaan yang tidak dijelaskan sebab akibat terjadinya penganiayaan.

Merasa tak mendapatkan keadilan hukum, penceramah berusia 33 tahun itu lantas naik pitam. Ia lantas memberikan ancaman kepada Jokowi.

"Sampaikan ke Jokowi, tunggu saya keluar!" ucap Bahar bin Smith di gedung Arsip dan Perpustakaan, Bandung, pada Kamis (14/3). "Tunggu saya keluar dan rasakan pedasnya lidah saya."

Diketahui, Bahar bin Smith didakwa atas kasus dugaan penganiayaan dua orang remaja. Bahar bin Smith dijerat dengan beberapa pasal berlapis tentang perlindungan anak.

Bahar dijerat dengan pasal Pasal 333 ayat 1 dan/atau Pasal 170 ayat 2 dan/atau Pasal 351 ayat 1 juncto Pasal 55 KUHP. Selain itu, ia juga dikenakan Pasal 80 ayat (2) jo Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Selain didakwa melakukan penganiayaan terhadap dua orang remaja, Bahar bin Smith juga sempat menjadi bahasan panas. Sebelumnya, ia pernah melontarkan sindiran pedas terhadap Presiden Jokowi.

Dalam ceramahnya, Bahar bin Smith memberikan sindiran soal "Jokowi Banci". Terkait hal tersebut, ia lantas dilaporkan oleh beberapa pihak dengan tuduhan komentar kebencian.

Dua pihak yang melaporkan Jokowi adalah Jokowi Mania (Joman) dan Cyber Indonesia. Mereka merasa Bahar bin Smith telah melontarkan hinaan pada Presiden Jokowi dalam ceramahnya. Video yang beredar di media sosial menjadi bukti atas laporan tersebut.

You can share this post!

Related Posts