SBS Beber 3 Aktor Utama Grup Chat Seungri dan Kawan-Kawan
Naver
Selebriti

SBS mengungkap detail grup chat yang digunakan untuk berbagi rekaman video seks ilegal serta koneksi polisi.

WowKeren - SBS kembali mengungkap detail terbaru dari mega skandal yang melibatkan sejumlah selebritis pria Korea Selatan. Melalui siaran "8 O'Clock News" malam ini, Jumat (15/3), mereka membeberkan tokoh kunci dalam grup chat.

Sebelumnya, MBN identitas identitas 8 member grup chat yang digunakan untuk berbagi rekaman video seks ilegal serta mendiskusikan wanita sebagai obyek. Obrolan dalam grup chat juga mengindikasikan adanya koneksi dengan pejabat atau polisi berpangkat tinggi.


Selebritis yang terlibat adalah Seungri eks Big Bang, Jung Joon Young dan Choi Jong Hoon eks F.T. Island. Diantara lima non selebritis, termasuk Yoo In Suk atau lebih dikenal sebagai Mr. Yoo yang merupakan mantan CEO Yuri Holdings.

"Tokoh kunci di grup chat adalah Seungri, Jung Joon Young dan CEO Yoo dari Yuri Holdings. Yoo In Suk, yang dikenal sebagai mitra bisnis Seungri, dinyatakan berteman dekat dengan kepala polisi. Fakta bahwa perannya yang sebenarnya adalah pemecah masalah (grup) telah terungkap," kata SBS.

SBS Beber 3 Aktor Utama Grup Chat Seungri dan Kawan-Kawan

Source: Soompi

Menurut laporan, Yoo In Suk memberikan berbagai instruksi untuk "mempersiapkan wanita" di grup chat. Seperti yang disampaikannya pada 2015 saat mempersiapkan pesta Natal.

"Kami adalah yang membuat film 'The Great Gatsby'. Ayo panggil semua wanita yang kita kenal hari itu. Pada titik di mana tidak ada gadis yang tersisa di klub," tulisnya di grup chat. Choi Jong Hoon dan member lain dari grup chat juga menyebut Yoo In Suk sebagai "CEO Yoo", menegaskan posisi kuatnya bahkan di antara member lainnya. Ia juga terungkap telah membantu menutupi berita tentang insiden mengemudi dalam keadaan mabuk Choi Jong Hoon pada 2016.

Yoo In Suk rupanya sempat ditemui SBS sebelum siaran ditayangkan. Suami aktris Park Han Byul itu membantah semua yang terungkap dalam grup chat.

"Isi (grup chat) terlalu diekspos karena keinginan teman-teman mudaku untuk pamer. Itu jelas tidak benar," ujarnya. Namun keterangannya berubah dan mengakui selama penyelidikan polisi yang diadakan pada 14 Maret bahwa ia memang menghubungi seorang perwira senior.

You can share this post!

Related Posts
Loading...