Rekaman CCTV Sebelum Bunuh Diri Terungkap, Ini Fakta-Fakta di Balik Kematian Jang Ja Yeon
Selebriti

Dispatch merilis isi dokumen yang ditulis Jang Ja Yeon sebelum bunuh diri dan orang-orang yang terlibat.

WowKeren - Aktris Jang Ja Yeon yang meninggal karena bunuh diri di apartemennya pada 7 Maret 2009 sukses mengejutkan publik. Pemain drama hits KBS "Boys Over Flowers" itu gantung diri lantaran depresi mengalami pelecehan seksual hingga dipaksa berhubungan intim dengan petinggi di dunia entertainment. Mendiang meninggalkan catatan menyebutkan paling tidak 31 nama eksekutif perusahaan, perwakilan surat kabar utama, dan direktur yang diklaim sudah melecehkannya.

Penyelidikan kasus bunuh diri Jang Ja Yeon dibuka kembali dan akan berakhir penghujung Maret ini. Senin (18/3), Dispatch merilis foto-foto yang diambil dari rekaman CCTV final dengan Jang Ja Yeon di dalamnya. Ada juga kekhawatiran bahwa aktris Lee Mi Sook berbohong kepada polisi selama kesaksiannya.


Sebelum bunuh diri, Jang Ja Yeon terlibat percakapan dengan salah satu teman terdekat yaitu Ms. Lee. Berikut adalah percakapan Ms. Lee dengan Jang Ja Yeon:

Jang Ja Yeon: Unnie, semua akhirnya akan terungkap.

Ms. Lee: Apa yang kau bicarakan?

Jang Ja Yeon: Yoo Jang Ho (manajer di mantan agensi) menyuruhku datang ke kantornya karena dia harus memberitahuku sesuatu. Dia mengatakan dia sedang mempersiapkan penyelidikan kriminal pada Kim Jong Seung. Jika aku menuliskan semua yang telah terjadi padaku, mereka akan menjamin identitasku dan mereka juga akan membebaskanku dari kontrak. Jadi aku pergi dan menulis dokumen.

Ms. Lee: Kenapa kau mempercayai mereka dan menulis hal seperti itu?

Jang Ja Yeon: Unnie! Ngomong-ngomong, aku tidak bisa hanya duduk dan tidak melakukan apa-apa, ketika Kim Jong Seung hancur, apakah kontrakku akan dibatalkan secara otomatis?

Jang Ja Yeon rupanya dibuai mimpi untuk mengakhiri kontrak dengan agensinya. Dokumen yang ditulisnya kemudian dikenal sebagai catatan bunuh diri. Jang Ja Yeon menulis kira-kira 4-6 halaman kertas A4 di kantor Yoo Jang Ho. Namun setelah kematiannya, surat-surat ini dikemas sebagai "catatan bunuh diri Jang Ja Yeon". Begitulah cara Yoo Jang Ho menyamarkannya.

Dokumen Jang Ja Yeon 1

Source: Koreaboo

Lantas apa isi sebenarnya dari dokumen-dokumen tersebut? Dispatch telah memperoleh 4 halaman dari dokumen yang ditulis Jang Ja Yeon. Berikut isinya:

Ini adalah kasus kerusakan untuk Jang Ja Yeon.

1. Pada Oktober 2008, CEO Kim Sung Hoon mengirimku ke sutradara drama "Ja Myung Go" di malam hari. Sutradara dapat membuat Lee Mi Sook menjadi bagian dari drama dan jika aku ingin menjadi bagian dari drama juga, aku dipaksa melayaninya minum-minum, dan aku melakukannya.

Selain itu, CEO Kim Sung Hoon dengan bercanda memeras Lee Mi Sook, mengatakan bagaimana jika Lee Mi Sook tidak muncul dalam drama CEO perusahaan Drama Production, bahwa Kim Sung Hoon akan merusak imejnya.

2. Pada 11 Januari 2008, ketika aku harus melayani minuman keras kepada CEO Kim Sung Joon dan (nama disunting), mereka mengutuk Song Sun Mi, dan bahkan berbicara tentang memotong semua pekerjaannya.

Orang yang kulayani minuman keras mengatakan kepadaku bahwa dia pikir aku lebih cantik daripada Song Sun Mi dan sebaliknya, dia akan memanggilku untuk pekerjaan di masa depan, jika aku pergi ke tempat hiburan dewasa dengannya dan melayaninya minum-minum.

Dalam kebenaran di atas, aku, aktris Jang Ja Yeon, tidak berbohong dan menderita kerusakan yang disebabkan oleh CEO The Contents Entertainment Kim Sung Hoon (nama asli Kim Jong Seung).

28 Februari, Jang Ja Yeon (nomor registrasi penduduk)

Dokumen Jang Ja Yeon 2

Source: Koreaboo

Berikut lanjutan isi dokumen yang ditulis Jang Ja Yeon:

Ini adalah contoh kerusakan terhadap Jang Ja Yeon.

3. Ketika aku menandatangani kontrak dengan CEO Kim Sung Hoon, aku tidak bisa menghitung berapa kali aku dipaksa melayani minuman keras bersamanya. Pada September 2008, dia memanggilku ke tempat hiburan dewasa dan membuatku tidur dengannya. Pada 2008 (aku tidak dapat mengingatnya dengan baik), Kim Sung Hoon terlalu banyak minum, mengunciku di sebuah ruangan bersamanya, dan memukul kepalaku dengan tangannya dan botol air. Dia juga melecehkanku secara verbal.

4. Seorang sutradara pergi ke Thailand untuk bermain golf dan aku dikeluarkan dari jadwal drama dan disuruh pergi ke Thailand untuk menghibur sang sutradara. Ketika aku tidak mematuhi permintaan itu, mereka memberi tahu manajerku bahwa aku akan menanggung biaya sewa mobil juga.

Aku hidup dengan impian seorang aktris. Dengan mimpi itu, aku harus menanggung serangan verbal dan fisik dari CEO The Contents Entertainment Kim Sung Hoon.

Aku hanya seorang aktris pendatang baru yang lemah dan tidak berdaya. Aku ingin melepaskan diri dari rasa sakit ini.

28 Februari, Jang Ja Yeon (nomor registrasi penduduk)

Dokumen Jang Ja Yeon 3

Source: Koreaboo

Apa yang diyakini banyak orang sampai saat ini, adalah surat bunuh diri Jang Ja Yeon, sebenarnya bukan satu. Baik Song Sun Mi dan Lee Mi Sook disebutkan sebagai korban tambahan dalam surat-suratnya.

Profesor Universitas Kyonggi Lee Soo Jung menyatakan bahwa sulit bagi dokumen Jang Ja Yeon untuk dibaca seperti surat bunuh diri, karena tidak dalam bentuk surat bunuh diri yang normal. Beberapa alasannya adalah bagaimana dia menandatangani setiap halaman dengan tanda tangan, stempel, sidik jari, bahkan nomor identitas penduduknya.

"Dalam dokumen Jang Ja Yeon, dia menggunakan gelar kehormatan seperti CEO Kim Sung Hoon. Rasanya seperti catatan investigasi, atau pernyataan saksi," ungkap Lee Soo Jung.

Dispatch memiliki pernyataan wawancara saksi serta pernyataan dari keluarga Jang Ja Yeon. Berikut ini adalah pernyataan yang dibuat oleh Ms. Lee saat itu:

Ms. Lee: Jang Ja Yeon bilang, 'Kim Sung Hoon memaksaku, tapi aku tidak pernah tidur dengannya. Aku bersumpah atas nama orang tuaku yang sudah meninggal'. Dia benar-benar benci menjadi topik gosip jahat.

Polisi: Lalu kenapa dia menggunakan istilah "bantuan seksual"?

Ms. Lee: Kupikir Yoo Jang Ho melatihnya untuk mengatakan itu.

Dokumen Jang Ja Yeon 4

Source: Koreaboo

Berikut ini adalah pernyataan yang dibuat oleh keluarga mendiang Jang Ja Yeon:

Kakak laki-laki: Adik perempuan yang kukenal tidak tahu format untuk dokumen semacam ini. Dia belum pernah ke kantor polisi sebelumnya.

Kakak perempuan: Ada kata-kata dan kalimat yang biasanya tidak digunakan oleh (Jang) Ja Yeon. Rasanya seperti dia menuliskan apa yang diperintahkan untuk ditulisnya.

Kakak laki-laki: Aku ingin tahu kenapa mereka mengatakan ada catatan bunuh diri dalam wawancara. Yoo Jang Ho terus mengatakan bahwa dia ingin membunuh Kim Sung Hoon.

Keluarga yang berduka tidak ingin "catatan bunuh diri" terungkap. Mereka ingin membiarkan masalah ini berlalu dengan tenang. Mereka menuntut agar nota itu dibakar. Yoo Jang Ho pura-pura mengikuti keinginan keluarga. Pada 12 Maret 2009, ia membakar salinan aslinya di depan keluarga.

Namun, keesokan harinya, surat bunuh diri Jang Ja Yeon ada di berita lagi. Siaran berita KBS pukul 9 malam memuat laporan eksklusif tentang bagaimana mereka menemukan dokumen yang dibakar dan menghitam di luar kantor Yoo Jang Ho, di dalam kantong sampah. Kasus Jang Ja Yeon menjadi lubang hitam, menyedot perhatian semua orang, dan segalanya.

Kembali ke sebelum kematian Jang Ja Yeon, Dispatch memperoleh pesan teks terakhir yang diterimanya sebelum meninggal. "Kupikir kau akan bertemu dengan seseorang pada Senin, 9 Maret. Tolong jelaskan jadwalmu untuk sore itu. Telepon aku Senin pagi," bunyi pesan tersebut.

Pengirim pesan adalah Yoo Jang Ho. Pesan itu dikirim pada 7 Maret, pukul 3:34 sore, 2 jam sebelum kematiannya. Lantas dengan siapa ia bertemu pada hari Senin? Dengan siapa Yoo Jang Ho membuat janji?

Berikut ini adalah grafis orang-orang yang terlibat. Kim Jong Seung, Jang Ja Yeon, Song Sun Mi, Lee Mi Sook, Yoo Jang Ho, dan orang yang seharusnya ia temui pada 9 Maret (orang itu adalah Jeong Se Ho PD).

Bagan Penyelidikan Kasus Jang Ja Yeon 1

Source: Koreaboo

Pertama, adalah CEO The Contents Entertainment Kim Jong Seung. Ia membawa Jang Ja Yeon, Song Sun Mi, Lee Mi Sook, dan artis lain ke agensi. Kedua, adalah Jang Ja Yeon, seorang aktris yang menandatangani kontrak di bawah The Contents Entertainment.

Ketiga, Song Sun Mi, yang kontraknya dengan agensi berakhir pada September 2008. Keempat, adalah Lee Mi Sook, yang kontraknya dengan agensi berakhir pada 31 Desember 2009. Kelima, adalah Yoo Jang Ho, yang bekerja sebagai manajer di The Contents Entertainment. Pada Agustus 2008, ia mendirikan agensi sendiri, Hoya Entertainment.

Bagan Penyelidikan Kasus Jang Ja Yeon 2

Source: Koreaboo

Lima orang ini semuanya berada di bawah satu atap, The Contents Entertainment. Namun pada 2008, krisis terjadi. Yoo Jang Ho membuka Hoya pada Agustus 2008, dan membawa Song Sun Mi dan Lee Mi Sook bersamanya (Lee Mi Sook pindah pada Januari 2009). Ini meninggalkan Jang Ja Yeon di The Contents Entertainment.

Saat itu, pelanggaran kontrak Lee Mi Sook terjadi. Yoo Jang Ho membuat kesalahan dalam membaca akhir kontraknya. Namun meskipun ia memiliki 1 tahun tersisa di kontraknya, Lee Mi Sook masih menandatangani kontrak dengan Hoya. Lima orang yang dulunya bagian dari keluarga yang sama, sekarang berpisah, dan Kim Jong Seung tidak akan turun tanpa perlawanan, memulai gugatan terhadap Song Sun Mi dan Lee Mi Sook. Jang Ja Yeon kebetulan terjebak dalam pertarungan ini.

Selama pertarungan ini, rekaman obrolan terungkap menunjukkan Lee Mi Sook menyebutkan Jang Ja Yeon. Berikut ini adalah percakapan antara Lee Mi Sook dan Jeong Se Ho PD:

Lee Mi Sook: Jang Ja Yeon mendatangiku sambil menangis dan membuat permintaan. Dia datang setelah menulis sesuatu di kertas A4 untuk Yoo Jang Ho. Ada juga sesuatu tentang bagaimana kau dan Jang Ja Yeon pergi bermain golf di Thailand bersama.

Jeong Se Ho PD: Lee Mi Sook, bukankah kamu mau bermain golf denganku? Bagaimana mungkin kau tidak datang, setelah aku pergi selama 10 tahun?

Lee Mi Sook: Isinya mengejutkan. Satu-satunya orang yang ditakuti Kim Jong Seung adalah kau. Tolong tegur dia. Walaupun kau harus mematahkan tangan atau kaki, ini tidak bisa menyentuh lantai (terungkap). Yoo Jang Ho memiliki kertas A4 (tersebut), temui dia dan dengarkan apa yang dia katakan.

Akhirnya, ada pernyataan saksi wawancara Lee Mi Sook, yang bertentangan dengan pesannya kepada Jeong Se Ho. Berikut isi kesaksiannya saat itu:

Polisi: Apakah kau mengenal Jang Ja Yeon?

Lee Mi Sook: Aku tidak mengenalnya di masa lalu, aku mengetahui namanya melalui insiden ini.

Polisi: Apakah kau tahu bahwa Jang Ja Yeon menulis dokumen?

Lee Mi Sook: Aku tidak tahu.

Polisi: Apakah kau tahu jika Jang Ja Yeon menulis dokumen dengan Yoo Jang Ho?

Lee Mi Sook: Aku tidak tahu.

Polisi: Apakah benar kau menerima dokumen dari Yoo Jang Ho?

Lee Mi Sook: Tidak ada.

Polisi: Apakah kau sudah melihat isi dokumen?

Lee Mi Sook: Aku belum melihatnya.

Polisi: Menurut pernyataan PD Jeong Se Ho, dokumen lengkap Jang Ja Yeon terlihat dan Jeong Se Ho tahu isinya, apakah ini benar?

Lee Mi Sook: Tidak. PD Jeong Se Ho pasti salah dengar. Ada syuting mendesak, jadi aku berharap kau bisa menunda penyelidikan sampai Senin depan.

Sementara itu, batas penyelidikan untuk kasus Jang Ja Yeon akan berakhir pada bulan Maret ini. Lebih dari 637 ribuorang telah menandatangani petisi Blue House (pemerintahan) yang meminta agar penyelidikan kasus diperpanjang.

You can share this post!

Related Posts
Loading...