Mesin ATM Ditemukan dalam Apartemen Kerabat Prabowo yang Membobol BCA hingga Rp 300 Juta
Nasional

RP mengaku memiliki ATM tersebut untuk mempelajari kelemahannya.

WowKeren - Tersangka kasus skimming Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Central Asia (BCA) berinisial RP rupanya memiliki 1 unit mesin ATM di dalam apartemen miliknya. RP terjerat kasus dugaan pembobolan uang BCA dengan kerugian Rp 300 juta.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, mesin ATM tersebut ditemukan dalam keadaan offline. RP mengaku memiliki ATM tersebut untuk mempelajari kelemahannya.


"Ada mesin ATM di kamarnya, itu ada satu kita sita juga," kata Yuwono, seperti dikutip dari Detik. "Dia mau mempelajari kelemahan mesin ATM tersebut katanya."

RP menurut Yuwono, mengungkapkan bahwa mesin ATM tersebut dibeli dari seseorang. Polisi saat ini mendalami keterangan RP terkait pembelian mesin ATM itu.

"Katanya beli. Beli di mana belum ngaku," ujarnya. "Iya masih kita dalami lagi, masih diperiksa."

Sementara itu, RP merupakan kerabat dari calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto. Kendati demikian, pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo membantah mengenai adanya kabar penangkapan tersebut terkait dengan sang capres. Keterangan disampaikan oleh juru bicara BPN, Andre Rosiade. Menurutnya, RP hanyalah saudara jauh dari Prabowo.

"Yang bersangkutan bukan keponakan Prabowo tetapi kerabat jauh," jelas Andre di Hotel Sultan pada Minggu (17/3) kemarin. "Tidak ada urusan dengan Tidar (organisasi di Gerindra) dengan Gerindra, dengan Pak Hashim. Kami akan tuntut tautan-tautan yang coba-coba lakukan kampanye hitam, dengan mengaitkan Pak Hashim, Tidar, Gerindra atau BPN."

Selain kabar penangkapan RP lantaran membobol ATM BCA, beredar pula bahwa dana yang didapatkan dialirkan untuk Gerindra dan adik kandung Prabowo, Hashim Djojohadikusumo. Namun, hal ini sudah ditegaskan sebagai hoax semata oleh Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional Prabowo, Sufmi Dasco Ahmad.

You can share this post!

Related Posts
Loading...