Menteri Kesehatan Tanggapi Optimisme Sandiaga Tuntaskan Masalah BPJS: Tak Semudah Itu
Nasional
Debat Cawapres 2019

Nila Moeloek menilai bahwa hal mendasar yang harus diubah adalah gaya hidup masyarakat agar tetap sehat.

WowKeren - Masalah utang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tak pernah luput dari sorotan Paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dalam debat ketiga Cawapres yang digelar Minggu (17/3) lalu, polemik BPJS ini sempat menjadi bahasan dalam materi kesehatan.

Cawapres 02 Sandiaga memiliki komitmen untuk membereskan masalah BPJS ini ketika nanti terpilih di Pilpres 2019. Ia berjanji akan menyelesaikan masalah BPJS dalam 200 hari pertama kerja.


Terkait komitmen Sandiaga tersebut, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek memberikan tanggapan. Ia menilai bahwa permasalahan yang ada di BPJS sangatlah kompleks. Sehingga, untuk menyelesaikan akar permasalahan di sana tidak bisa semudah yang dikatakan oleh Sandiaga.

Menurut Nila, akar permasalahan adalah tentang bagaimana mengubah gaya hidup masyarakat. Kesadaran masyarakat untuk hidup sehat harus dibangun sedini mungkin. Dengan begitu, hal ini akan berdampak pada penurunan biaya berobat yang harus dikeluarkan.

"Tidak semudah itu. Itu multifaktor yang harus kita lakukan," kata Nila di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (19/3). "Ujungnya adalah mengubah perilaku kita. Bagaimana saya mau sehat."

Nila juga menegaskan bahwa sistem pengelolaan BPJS di Indonesia bisa dibilang sudah cukup baik bila dibandingkan dengan negara lain. Menurutnya, pemerintah Indonesia sudah bekerja baik dengan memungkinkan sebanyak 233 juta penduduk untuk memakai fasilitas kesehatan.

Selama ini, pemerintah telah membayar sejumlah premi untuk 96,8 juta jiwa orang dari kalangan tidak mampu. Artinya, pemerintah sudah sangat luar biasa dengan mampu memberikan manfaat sebesar itu melalui BPJS.

"Sudah 233 juta orang hingga 2018 yang memakai fasilitas kesehatan," terang Nila. "Kalau kita lihat, premi yang dibayarkan pemerintah untuk 96,8 juta jiwa artinya bayangkan mereka orang tidak mampu dan sekarang luar biasa. Artinya kita harus liat manfaat yang luar biasa."

Polemik BPJS semakin menjadi perbincangan hangat akhir-akhir ini. Utang BPJS yang menggunung disebut-sebut sebagai biang kerok yang menghalangi lembaga pemerintah yang satu itu untuk memberikan layanan kesehatan yang maksimal bagi masyarakat.

You can share this post!

Related Posts
Loading...