Masjid di Banyumas Diacak-Acak Hingga Kitab Dibuang ke Sumur, Bupati Ambil Tindakan
Nasional

Dilakukan oleh orang tak dikenal, Bupati Banyumas mengumpulkan ormas dan tokoh masyarakat untuk mencegah huru-hara terjadi akibat peristiwa ini.

WowKeren - Peristiwa kerusuhan terjadi di sebuah masjid yang ada di Banyumas. Masjid Daarussalam di Desa Buniayu, Kecamatan Tambak, Banyumas dikabarkan diacak-acak oleh orang tak dikenal. Selain beberapa kerusakan, kitab-kitab yang ada dalam masjid tersebut juga dikatakan dibuang ke dalam sumur.

Pasca dilakukan olah TKP, polisi menyatakan tak ada Alquran yang rusak. Namun, posisi Alquran yang ada dalam masjid sudah tak pada tempatnya. Selain itu, beberapa kitab yang digunakan kiai untuk mengajar di TPQ terlihat dibuang ke dalam sumur.


Menurut kesaksian pengasuh TPA Daarussalam, Kiai Abdul Majid, peristiwa pengrusakan tersebut terjadi sekitar pukul 04.15 WIB. Saat itu, dirinya mendengar suara seperti lemparan batu. Ia juga mendapati batu besar yang membuat keramik rumahnya pecah.

Di sisi lain, Bupati Banyumas, Achmad Husain, langsung menggelar pertemuan khusus dengan ormas dan beberapa tokoh agama. Pertemuan ini merupakan tindakan untuk menyikapi kasus yang terjadi di Masjid dan TPA Daarussalam.

"Kita mengumpulkan para tokoh-tokoh agama, dari MUI dari NU dari Muhammadiyah, Al-Irsyad supaya kita bisa mengantisipasi kalau misalnya nanti ada kemungkinan orangnya (pelaku) ditemukan," terang Achmad Husain kepada wartawan di Komplek Pendopo Bupati Banyumas, Kamis (21/3). "Bagaimana supaya ini tidak terjadi huru-hara, tapi kemudian dapat diadili, tetap diproses sesuai dengan aturan."

Achmad Husain meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tak membuat peristiwa ini menjadi panas. Ia meminta agar menyerahkan penyelidikan kepada polisi. Pertemuan khusus dirinya dan beberapa tokoh agama juga dilakukan untuk menghindari adanya provokasi oleh orang yang tak dikenal.

Setelah melakukan olah TKP, polisi menentukan ada enam titik yang menjadi lokasi pengerusakan. Polisi juga menduga peristiwa pengrusakan ini dilakukan oleh lebih dari satu orang. "Pelaku belum bisa kita simpulkan lebih dari satu, yang jelas kalau dilihat dari lokasi yang mereka sentuh ada kemungkinan pelaku lebih dari satu orang," terang Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun.

You can share this post!

Related Posts
Loading...