Mantan Ketum PPP Rommy Blak-Blakan Soal Penangkapannya: Posisi Saya Most Wanted
Twitter/MRomahurmuziy
Nasional

Rommy mengaku akan bersifat kooperatif dan buka-bukaan dalam pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

WowKeren - Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Rommy kini tengah terjerat dalam kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama. Rommy mengaku akan bersifat kooperatif dan buka-bukaan dalam pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Saat hendak menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Rommy sempat diwawancarai. Ia menegaskan bahwa posisinya sebagai anggota DPR di Komisi Keuangan tidak berwenang mengatur posisi orang di Kementerian. Ia juga sempat membahas tentang jabatannya sebagai Ketum PPP.


"Saya juga sekali lagi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader PPP. Apa yang saya lakukan tidak ada urusannya dengan PPP," tutur Rommy di lobi gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (22/3). "Tetapi tentu apa yang saya lakukan ini salah satunya karena posisi saya yang memang salah satu most wanted. Yang kira-kira kalau kemudian dilakukan operasi, dipilih ketua umum dengan follower terbesar di medsos, begitu lah kira-kira."

Tak hanya itu, Rommy juga sempat membahas perihal kesehatannya. Ia mengaku sudah dua kali meminta berobat ke luar rumah tahanan (rutan) kepada KPK. Namun, Rommy menuturkan bahwa dirinya belum mendapat jawaban dari KPK.

"Karena memang saya ada penyakit yang agak lama dan belum saya periksakan, dan dokternya di sini tidak dalam posisi mampu, makanya saya minta keluar," jelas Rommy. "Tapi sampai hari ini belum diberi."

Sebelumnya, Rommy ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan penerimaan suap sebesar Rp 300 juta dari Kepala Kantor Kemenag Gresik dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Jawa Timur. KPK menduga bahwa Rommy bekerja sama dengan internal Kemenag untuk kasus pengisian jabatan itu.

Di sisi lain, Rommy telah menegaskan bahwa dirinya hanya bertindak sebagai penyalur aspirasi sebagai DPR. Dalam penunjukkan Kakanwil Kemenag Jawa Timur, Haris Hasanuddin, Rommy mengaku mendapat rekomendasi dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

"Ibu Khofifah Indar Parawansa, misalnya," tutur Rommy. "Beliau gubernur terpilih yang jelas-jelas mengatakan 'Mas Rommy percayalah dengan Haris karena Haris ini orang yang kerjanya bagus'."

You can share this post!

Related Posts
Loading...