LIPI Sebut Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Cenderung Menurun Dibanding Prabowo-Sandiaga
Nasional

Hal tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor salah satunya ketidakpuasan rakyat terhadap hasil kinerja Jokowi selama ini.

WowKeren - Sejumlah lembaga survei telah merilis hasil laporan mereka mengenai tingkat elektabilitas masing-masing Paslon. Hasil laporan yang diberikan menunjukkan bahwa tingkat elektabilitas bersifat dinamis.

Terkait hal ini, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ikut memberikan komentar. Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI Firman Noor menilai bahwa tren elektabilitas untuk pasangan calon Joko Widodo alias Jokowi-Ma'ruf Amin cenderung mengalami penurunan.


Sebaliknya, tingkat peluang perolehan suara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno semakin meningkat selama enam bulan terakhir. Firman menilai bahwa hal itu terjadi lantaran adanya fenomena migrasi pemilih.

Migrasi pemilih ini terbagi menjadi dua macam. Yang pertama adalah mereka para pemilih yang belum menentukan pilihan mereka (undecided voters) dan kedua adalah pemilih yang beralih dukungan (swing voters) dari Jokowi ke Prabowo.

"Berdasarkan kajian Kompas terakhir misalnya, menangkap adanya pola migrasi preferensi di enam bulan terakhir," kata Firman di Jakarta, Minggu (24/3). "Dengan salah satu kesimpulannya adalah tren keterpilihan Jokowi-Ma'ruf yang menurun dan sebaliknya tren dukungan terhadap Prabowo-Sandiaga yang meningkat."

Firman menjelaskan bahwa penurunan dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya adalah ketidakpuasan publik terhadap pemerintahan Jokowi selama ini. Menurut Friman, masalah ketersediaan lapangan kerja serta kesejahteraan rakyat yang masih kurang membuat para pemilih untuk tak lagi mendukung petahana.

Sementara itu di lain sisi, Prabowo dinilai mampu meningkatkan elektabilitas dengan perubahan citra yang dilakukannya. Jika sebelumnya Capres 02 terkesan keras maka Prabowo kini terlihat lebih membaur dan fleksibel dengan masyarakat.

Firman mencontohkan kejadian dimana Prabowo mau berjoget di kesempatan tertentu. Hal ini, menurutnya, sangat berbeda dengan citra Prabowo sebelumnya sehingga citra positif di masyarakat pun semakin meningkat.

"Dalam satu kesempatan Prabowo bahkan mau berjoget di mana sejauh ini kita tidak pernah melihat sosok beliau yang seperti itu," jelas Firman. "Jika saat ini terdapat pergeseran positif bagi Paslon 02, sesungguhnya ini mengindikasikan meningkatnya citra positif pasangan tersebut di mata masyarakat."

You can share this post!

Related Posts
Loading...