'Antonio Banerra' Penyebar Hoaks Terulangnya Kerusuhan 98 Diciduk Polisi, Banyak Tetangga Tak Kenal
Nasional

Arif Kurniawan Radjasa yang merupakan pemilik akun Facebook 'Antonio Banerra' ditangkap polisi di rumah kosnya di daerah Buncitan, Sedati, Sidoarjo pada Sabtu (6/4) kemarin.

WowKeren - Pemilik akun Facebook "Antonio Banerra", Arif Kurniawan Radjasa, telah diamankan oleh polisi pada Sabtu (6/4) sekita pukul 18.45 WIB. Pasalnya, Arif telah melakukan ujaran kebencian dan menyebarkan informasi bohong alias hoaks lewat akunnya.

Menurut Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera, penangkapan tersebut dilakukan usai ada laporan yang masuk seminggu sebelumnya. Polisi langsung bergerak cepat agar penyebaran hoaks tidak semakin menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.


"Atensi Mabes Polri atensi Polda Jatim sama terhadap akun yang namanya Antonio Banerra ini," ujar Barung pada Minggu (7/4). "Pengaduan sudah satu minggu yang lalu sudah masuk ke Bareskrim dan humas Polri dari berbagai netizen dan masyarakat."

Arif sendiri diketahui membuat unggahan provokatif di akun "Antonio Banerra". Isinya menyinggung salah satu Capres dan mengajak untuk memilih paslon tersebut.

Namun alasan untuk memilih Capres tersebut sangatlah kontroversial. Pasalnya, ajakan tersebut justru bersifat rasis. Tak hanya itu, Arif juga menyebarkan hoaks bahwa apabila paslon tersebut dipilih, maka tragedi kerusuhan 1998 dan perkosaan massal kepada etnis Tionghoa akan terulang.

Pemilik akun Facebook tersebut ditangkap di rumah kos yang ditempatinya di daerah Buncitan, Sedati, Sidoarjo. Menurut Ketua RT tempat tinggalnya, Hayu Ari Laksono, Arif dan istrinya merupakan warga yang baru tinggal 10 hari di rumah kos tersebut. "Saya saja baru tahu wajahnya pas ditangkap polisi Sabtu kemarin," ungkap Hayu dilansir Tribunnews, Minggu.

Tak hanya itu, Arif disebut tak pernah melapor kepada pengurus RT setempat. Hayu pun menyesalkan pemilik rumah kos yang tak memberi himbauan kepada Arif untuk melapor kepadanya.

"Selama tinggal pertama kali dia enggak pernah laporan ke saya. Sebagaimana mestinya warga baru," jelas Hayu. "Saya kan juga bingung yang punya rumah kok enggak nyuruh Arif lapor ke saya."

Tak hanya Hayu, para tetangga ternyata juga tak mengenal sosok Arif yang tinggal di rumah kos tersebut. Wanita bernama Sriarti yang rumahnya berhadapan dengan kos Arif mengaku tidak pernah mengenal pria tersebut maupun istrinya.

"Ya saya juga enggak tau, enggak pernah keluar kok, tuh rumahnya ya tutupan terus kayak gitu. Dia kan orang baru, bukan orang sini dia. Mungkin sejak bulan ini baru tinggal di sana," jelas Sriarti. "Enggak pernah keluar, kami ya enggak tahu orangnya yang kayak gimana. Sering tutupan gitu rumahnya."

You can share this post!

Related Posts
Loading...