Ifan Seventeen Punya Alasan Kuat Bantu Audrey, Bantah Hanya untuk Gaya-Gayaan
Instagram/ifanseventeen
Selebriti
Kasus Siswi SMP Dikeroyok 12 Siswi SMA Pontianak

Audrey merupakan korban pengeroyokan 12 siswi SMA di Pontianak. Meski masih SMP, Audrey yang saat ini masih trauma menunjukkan kekuatannya untuk menghadapi kasus ini.

WowKeren - Kasus pengeroyokan siswi SMP bernama Audrey menjadi buah bibir terpanas baru-baru ini. Audrey diceritakan mengalami trauma karena dikeroyok oleh 12 siswi SMA yang juga berasal dari kota tempatnya tinggal, Pontianak.

Salah satu artis yang menuntut keadilan untuk kasus Audrey adalah Ifan Seventeen. Tak hanya sekadar menuliskan dukungannya lewat media sosial, Ifan langsung turun ke lapangan mengunjungi Audrey.


"Ini permasalahan yang sangat menyedihkan ya. Jadi, tamparan buat kita semua karena ada seorang anak yang di-bully. Bukan hanya bully-ing tapi juga harrasment," ujar Ifan dilansir Kumparan. "Ini menyebabkan trauma secara fisik maupun mental, maka aku merasa harus memberikan support."

Ifan pun merasa salut atas sikap Audrey yang meminta untuk tidak menyensor wajahnya di foto karena ingin menjadi pembela anak-anak lain. Meski masih merasa trauma, kondisi Audrey dikabarkan telah semakin membaik.

"Dia yang minta untuk mukanya tidak diblur. Dia anak yang masih sangat kecil, tapi mengerti sekali. Dia bisa jadi anak yang kuat, sosok pembela untuk anak-anak yang lain. Itu yang aku salut," sambung Ifan. "Di saat trauma mendalam, dia masih mau memikirkan anak-anak lain. Tapi alhamdulillah pelan-pelan setelah dihibur agak sedikit terobati."

Tak hanya menjenguk, Ifan akan terus memantau perkembangan kasus Audrey. Ifan menegaskan tak hanya sekadar gaya-gayaan membantu Audrey, namun karena mereka berdua berasal dari kota yang sama yakni Pontianak.

"InsyaAllah aku kenal beberapa orang yang bisa mendorong cepat kasus ini diselesaikan. Tadi sempat juga tukar nomor dengan pengacaranya," tandas Ifan. "Kepedulian saya ini bukan gaya-gayaan karena lagi happening, tapi ini peristiwa yang menyedihkan yang terjadi di kampung saya, Pontianak. Saya tidak akan tinggal diam."

You can share this post!

Related Posts
Loading...