Mendagri Tjahjo Kumolo Sebut Indonesia Jadi Contoh Bagi Dunia Bangun Peradaban Demokrasi
Nasional

Tjahjo Kumolo menilai bahwa sebagai salah satu negara demokrasi yang terbesar di dunia, Indonesia mampu menyelenggarakan Pemilu secara serentak dengan partisipasi publik yang tinggi.

WowKeren - Dalam hitungan hari, Indonesia akan melakukan Pemilu secara serentak dari Sabang sampai Merauke sebagai bentuk demokrasi. Pada Rabu (17/4) nanti seluruh rakyat akan memilih secara langsung siapa pemimpin yang mereka anggap cocok. Tak hanya presiden, dalam Pemilu April ini rakyat juga akan memberikan suara mereka untuk para anggota legislatif.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa Indonesia telah menjadi teladan bagi negara-negara di seluruh dunia dalam membangun peradaban demokrasi. Alasannya, sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia, Indonesia mampu melakukan Pemilu secara serentak yang didukung dengan partisipasi masyarakat yang cukup tinggi. Oleh sebab itu, Tjahjo menyebut bahwa sebagai warga negara kita harus bangga.


"Kita harus bangga, Indonesia menjadi teladan bagi negara-negara di seluruh dunia dalam membangun peradaban demokrasi yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," kata Tjahjo di Jakarta, minggu (14/4). "Karena mampu menyelenggarakan Pileg dan Pilpres secara serentak."

Tentu saja, dalam pelaksanaan pesta demokrasi ini, partisipasi masyarakat yang masif menjadi kunci penting yang juga menentukan hasil pemilihan. Oleh sebab itu, Tjahjo mengajak masyarakat agar menggunakan hak pilih guna memberikan suara mereka untuk Indonesia.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar saling mengingatkan untuk datang ke TPS pada April nanti. Ia berpesan agar ajakan tersebut dilakukan secara sopan dan santun sehingga tidak ada unsur pemaksaan.

"Mari kita semua saling mengingatkan dengan bahasa yang sopan dan santun kepada seluruh warga masyarakat di sekitar lingkungan tempat tinggal masing-masing," tutur Tjahjo. "Ajak keluarga, saudara, kerabat dan tetangga dengan penuh kekeluargaan, bersuka ria, gembira, ceria dan bahagia. Ayo berbondong-bondong datanglah ke TPS pada Rabu 17 April 2019."

Bagi Tjahjo, menggunakan hak pilih merupakan bentuk tanggung jawab setiap warga negara secara konstitusional. Pelaksanaan kewajiban ini merupakan pendukung pembangunan demokrasi yang berkualitas.

"Luangkanlah waktunya sejenak untuk NKRI tercinta ini," jelas Tjahjo. "Gunakan hak pilih sebagai bentuk tanggungjawab konstitusional kita mendukung pembangunan peradaban demokrasi Indonesia yang berkualitas."

You can share this post!

Related Posts
Loading...