Luhut Tak Pernah Berpikir Prabowo Menang, OSO Sebut Jokowi Bakal Unggul 60%
Nasional

Selaras dengan Luhut, Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO) memprediksi kemenangan Jokowi-Ma'ruf hingga mencapai 60%. Menurutnya, Jokowi telah memberikan bukti untuk kesejahteraaan rakyat.

WowKeren - Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap Joko Widodo dapat menang pada Pilpres 2019 agar bisa melanjutkan kepemimpinan untuk 2 periode. Ketika disinggung soal capres pesaing, Prabowo Subianto yang menang, Luhut mengatakan bahwa dirinya tidak pernah berpikir ke arah sana.

"Kita enggak berpikir ke situ," ujar Luhut setelah mencoblos, seperti dikutip dari Detik. Luhut sendiri menyebut bahwa mengikuti hasil survei ketika disinggung soal proyeksi hasil pemilihan presiden.


"Ya saya sih lihat survei aja, pasti ada plus-minus," kata Luhut. "Tapi saya masih percaya teknologi, science, lihat aja, enggak mungkin banyak meleset."

Selaras dengan Luhut, Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO) memprediksi kemenangan Jokowi-Ma'ruf hingga mencapai 60%. "Mudah-mudahan 01 lebih banyak di sini. Prediksi paling sedikit sih 60% untuk 01. Mungkin lebih, tapi wallahualam," ucap OSO.

Prediksi OSO soal kemenangan paslon nomor urut 01 bukan tanpa alasan. Ia mengatakan bahwa Jokowi telah memberikan bukti untuk kesejahteraaan rakyat.

"Pertimbangannya banyak sekali ya, contoh-contoh yang dilakukan 01 yang membawa angin segar untuk masyarakat dan tidak bisa dipengaruhi masyarakat itu," tambah OSO. "Sehingga masyarakat dapat membuktikan pilihannya secara tulus ikhlas, berdasarkan hati nurani."

Di sisi lain, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta semua pihak agar menerima apapun hasil pemilu dengan senang hati. "Semoga kalau nanti hasilnya apapun ya kita riang gembira saja," kata Megawati di Jalan Kebagusan IV, Jakarta, Rabu (17/4).

Megawati kemudian mengungkit momen ketika dirinya pernah mencalonkan diri sebagai presiden pada 2004 silam. Sayangnya, ia yang berpasangan dengan Hasyin Muzadi harus kalah dari Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla. Begitu juga di Pemilu tahun 2014, Mega yang berpasangan dengan Prabowo Subianto untuk kedua kalinya harus menerima kekalahan.

"Saya kan juga pernah ikut pemilihan presiden," ujar Megawati. "Waktu kalah ya saya ndak ribut. Ya sudah ketawa saja, ayo kita makan-makan."

You can share this post!

Related Posts
Loading...