Maisie Williams Takut Arya Stark Dianggap Tak Pantas Kalahkan Night King di 'Game of Thrones'
HBO
TV

Aktris cantik tersebut mengaku terkejut saat para pemain membicarakan alur episode ketiga 'Game of Thrones'. Pasalnya, ia belum membaca naskah miliknya secara keseluruhan.

WowKeren - Musim final "Game of Thrones" memang menjadi salah satu serial yang paling diantisipasi di tahun 2019. Oleh karena itu, tak heran jika setiap episode "Game of Thrones" season 8 ini selalu sukses menjadi bahasan hangat di kalangan fans tiap pekannya. Tak terkecuali episode ketiga yang ditayangkan pada Minggu (28/4) malam atau Senin (29/4) pagi waktu Indonesia.

Dalam episode ini, HBO rupanya menghadirkan pertempuran Battle of Winterfell. Pasukan White Walkers yang dipimpin oleh Night King telah tiba di Winterfell, sehingga perang besar-besaran pun tak dapat dihindarkan.


Secara keseluruhan, episode ini benar-benar menyajikan tone yang berbeda, dimana penonton diajak terlibat dalam ketegangan yang memacu adrenalin. Terlebih, saat sejumlah karakter dikisahkan tewas dalam episode ini.

Namun ketegangan ini langsung mereda saat karakter Arya Stark (Maisie Williams), secara mengejutkan membunuh sang Night King dengan pedang valyrian steel miliknya. Adegan pamungkas ini langsung menjadi trending topic di media sosial Twitter, bahkan tagar #AryaStark pun sempat memuncaki daftar.

Akan tetapi, di balik episode yang menegangkan ini, rupanya Maisie Williams merasakan ketakutan tersendiri. Pasalnya, ia mengaku khawatir jika karakter Arya yang diperankannya dianggap tak cocok membunuh sang Night King. Menurutnya, ada sejumlah karakter favorit lain yang lebih dulu dijagokan untuk mengalahkan sang villain utama, seperti Jon Snow (Kit Harington).

Dilansir Entertainmet Weekly pada Rabu (1/5), Maisie awalnya terkejut saat para pemain membicarakan alur cerita episode ketiga "Game of Thrones" ini. "Aku tiba di lokasi reading dan semua orang membicarakan episode tiga dan sutradara (Miguel Sapochnik) bertanya, 'Apa kau sudah membaca naskahnya?'" tutur Maisie.

"Apakah kita bertarung melawan wights (zombie)? Apakah Night King mati? Jadi siapa yang membunuhnya? Apa yang membunuhnya? Apa yang terjadi?" Maisie yang belum membaca naskah pun justru memberikan sederet pertanyaan pada sang sutradara.

Hingga akhirnya aktris asal Inggris ini membaca sendiri naskahnya dan langsung terkejut bukan main. "Itu sangat luar biasa menyenangkan. Tapi aku langsung berpikir bahwa semua orang akan membencinya, bahwa Arya tidak pantas mendapatkannya," ungkapnya.

Produser "Game of Thrones", David Benioff dan D.B. Weiss, sendiri menyampaikan bahwa mereka sudah mempersiapkan cerita besar Arya selama bertahun-tahun. "Mungkin tiga tahun atau lebih, kami tahu Arya yang akan melakukan pukulan fatal itu," ungkap David. "Dia tampak seperti kandidat terbaik," tambah Weiss.

Terlepas dari hal tersebut, serial fantasi favorit HBO yang tayang sejak tahun 2011 ini memang telah memasuki musim kedelapan sekaligus menjadi seri terakhir. Sekuel terakhir ini hanya akan berlangsung selama enam episode saja dan tayang tiap pekan sejak 14 April lalu.

You can share this post!

Related Posts
Loading...