Tayang di London, Film 'Sekala Niskala' Sukses Tarik Minat Warga Asing
Film

Hannah Al Rasyid sebagai kurator mengungkapkan bahwa film-film Indonesia di festival film luar negeri biasanya hanya ditonton oleh warga Tanah Air yang sedang berada di perantauan.

WowKeren - Festival Films of the Archipelago telah dimulai sejak 11 Mei lalu di Deptford Cinema, London. Deptford Cinema sendiri merupakan bioskop independen yang sepenuhnya dikelola sukarelawan sejak lima tahun lalu.

Pada festival ini, antusias penonton terhadap film-film Indonesia terbilang cukup tinggi. Misalnya penayangan "Marlina the Murderer in Four Acts" pada tahun sebelumnya, film yang dibintangi Marsha Timothy ini bahkan menambah jadwal penayangan.


Tahun 2019 ini, aktris Hannah Al Rasyid menjadi kurator di Festival Films of the Archipelago. Empat film Indonesia yang dipilih Hannah karena dianggap mewakili perfilman Indonesia ialah "Sekala Niskala", "Buffalo Boys", "Pengabdi Setan", serta "Aruna & Lidahnya".

Baru-baru ini, Hannah membawa kabar bahagia bahwa tiket film "Sekala Niskala" telah terjual habis di screening Festival Films of the Archipelago. Yang membahagiakan lagi, sebagian besar penonton "Sekala Niskala" adalah warga asing yang berada di kota London.

Cuitan Hannah Al Rasyid

Twitter

Kabar ini merupakan suatu prestasi besar bagi perfilman Indonesia. Menurut Hannah yang kerap menjadi panitia di festival film yang diadakan di luar negeri, penonton film-film Indonesia biasanya didominasi Warga Negara Indonesia sendiri.

"2007 sempat jadi panitia London Indonesian Film Screening pertama, dan sempat merasa 'gagal' karena mayoritas penonton orang Indonesia yang tinggal di London dan kangen film lokal," lanjut Hannah masih melalui akun Twitternya. "Bukan ga mau satisfy their 'Kangen' tapi kan pengennya orang non-indo bisa kenal film kita.."

Lebih lanjut dalam cuitan Hannah, banyaknya penonton asing pada pemutaran film "Sekala Niskala" tentu merupakan sebuah prestasi yang patut dibanggakan. "Jadi fakta bahwa Sekala Niskala terjual habis tadi, dan mayoritas adalah non-indo menonton film Indonesia untuk pertama kalinya, adalah kesuksesan kecil bagi kami!" tandas Hannah.

"Sekala Niskala" merupakan film produksi Fourcolours Films yang telah tayang di Indonesia pada Maret 2018 lalu. Sejumlah penghargaan banyak diraih "Sekala Niskala", salah satunya Grand Prix pada Berlin International Film Festival ke-68 di Jerman.

You can share this post!

Related Posts
Loading...