Diundang BPN Prabowo Lihat Rilis Kecurangan Pemilu, TKN: Yang Ditunggu Buka Data Menang 62 Persen
Nasional

Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan memaparkan sejumlah dugaan kecurangan yang ditemukan oleh pihaknya pada sore ini, Selasa (14/5).

WowKeren - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan membuka data terkait kecurangan Pemilu 2019 yang selama ini kerap mereka suarakan. Untuk itu, Sandiaga mengundang banyak pihak untuk menyaksikan pemaparan ini. Bahkan, kubu petahana pun juga diundangnya.

Terkait hal ini, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo alias Jokowi-Ma'ruf Amin angkat bicara. Wakil Sekretaris TKN Raja Juli Antoni mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima undangan tersebut.


"Saya barusan cek ke sekretariat," kata Antoni, Selasa (14/5) "Belum dapat undangan dari BPN. Kalau ada undangan itu, kami pertimbangkan serius untuk hadir."

Menurut Antoni, justru yang dinanti-nanti publik adalah soal klaim kemenangan Prabowo yang disebut-sebut unggul 62 persen dari Paslon 01. Klaim kemenangan 62 persen tersebut menurut Antoni tak lebih dari isapan jempol belaka.

"Tapi sebenarnya yang ditunggu publik termasuk media adalah kesediaan BPN untuk membuka real count yang diklaim Pak Prabowo menang 62 persen," tegas Antoni. "Sampai sekarang ini hanya jadi rumor dan gosip yang tidak bisa diklarifikasi."

Lebih jauh, Antoni menyarankan BPN Prabowo untuk mengadukan ke Mahkamah Konstitusi ataupun Bawaslu jika memang menilai ada indikasi kecurangan. Sebab, TKN sendiri juga memiliki sejumlah dugaan kecurangan yang dilakukan oleh kubu 02.

"Kalau hanya menunjukkan kecurangan, silakan saja ke Bawaslu atau MK pada waktunya," tutur Antoni. "Seperti TKN yang sudah banyak dugaan kecurangan-kecurangan yang dilakukan kubu 02."

Sebelumnya, Sandiaga mengundang seluruh elemen masyarakat untuk menyaksikan pemaparan dugaan kecurangan yang ditemukan oleh kubu Prabowo. Kecurangan tersebut adalah yang terjadi sebelum, saat, dan sesudah Pemilu.

"Besok akan ada paparan dari tim khusus dan kami mengundang seluruh elemen masyarakat," kata Sandiaga dilansir dari Detik, Selasa (14/5). "Baik itu pakar di berbagai bidang dan kita harapkan paparan besok bisa mengungkap temuan-temuan yang berkaitan dengan IT dan penyimpangan-penyimpangan yang terjadi sebelum pas dan sesudah Pemilu 17 April."

You can share this post!

Related Posts
Loading...