Setting Waktu 'Spider-Man: Far From Home' Ternyata Bikin Para Pemainnya Bingung, Kok Bisa?
Marvel Studios
Film

Setting waktu film penutup fase ketiga Marvel Cinematic Universe (MCU) ini membuat bingung lantaran Peter Parker cs masih dikisahkan sebagai siswa sekolah.

WowKeren - Film penutup franchise Marvel Cinematic Universe (MCU) di tahun 2019, "Spider-Man: Far from Home", siap menyapa penggemar pada bulan Juli mendatang. Menjelang perilisan sekuel "Spider-Man: Homecoming" tersebut pada 2 Juli nanti, sejumlah detail terkait alur cerita film ini pun sudah ramai dibahas oleh para penggemar.

Salah satunya adalah setting yang akan digunakan dalam film yang dibintangi oleh Tom Holland ini. Diketahui, "Spider-Man: Far from Home" akan mengambil latar waktu pasca kejadian di "Avengers: Endgame". Hal ini pun sudah dikonfirmasi secara langsung oleh produser Amy Pascal.


Kabar ini diperkuat dengan adegan akhir film "Avengers: Endgame", dimana Peter Parker (Tom Holland) kembali ke sekolah dan bertemu dengan sahabatnya, Ned Leeds (Jacob Batalon). Secara tak langsung, adegan ini mengindikasikan bahwa Ned juga menjadi salah satu korban dari jentikan jari Thanos di "Avengers: Infinity War".

Namun sayangnya, setting waktu dan plot yang digunakan dalam film "Spider-Man: Far from Home" ini justru membuat fans kebingungan. Pasalnya, "Avengers: Endgame" bersetting lima tahun pasca kejadian di "Avengers: Infinity War", tepatnya di tahun 2023. Dengan kata lain, seharusnya Peter Parker dan kawan-kawannya telah lebih tua lima tahun dan tak lagi duduk di bangku sekolah.

Dilansir Cinema Blend pada Rabu (15/5), plot aneh ini rupanya tak hanya membingungkan para penggemar, namun juga jajaran pemain "Spider-Man: Far from Home". Hal ini terungkap saat Tom Holland, Jacob Batalon, Zendaya Coleman, Cobie Smulders, hingga Jake Gyllenhaal menjadi bintang tamu dalam acara "Jimmy Kimmel Live" beberapa waktu lalu.

"Kenapa... Kenapa kita masih SMA?" tutur Tom Holland. "Maksudku, itu mungkin salah satu lubang plot terbesar sepanjang masa," sahut Jacob.

Namun tentunya, plot yang disajikan dalam "Spider-Man: Far from Home" ini tidaklah benar-benar aneh. Sebelumnya, Joe Russo selaku sutradara "Avengers: Endgame" mengonfirmasi bahwa seluruh orang yang menjadi korban Thanos tidak akan menua. Sedangkan orang-orang yang selamat akan tetap bertambah tua lima tahun sesuai dengan lini waktu yang berlangsung.

"Ya, mereka yang beruntung selamat dari jentikan jari itu 5 tahun lebih tua dari orang yang baru kembali. Alasan mengapa Spider-Man melihat temannya lagi di SMA di akhir (Endgame) jelas karena teman-temannya itu juga terkena jentikan jari Thanos. Tentu, ada orang di kelasnya yang tidak mati dan mungkin sudah kuliah sekarang," terang Joe.

Joe sendiri lantas menerangkan bahwa satu-satunya korban Thanos yang menyadari tentang perubahan waktu tersebut adalah Doctor Strange (Benedict Cumberbatch). Di film "Avengers: Infinity War", ia memang dikisahkan telah menyaksikan 14 juta kemungkinan masa depan.

"Mereka yang menjadi debu, tidak tahu apa-apa dengan 5 tahun sebelumnya. Mereka tidak tahu yang terjadi. Ini seperti mereka baru terbangun dari tidur panjang. Satu-satunya yang sadar tentang itu adalah Doctor Strange karena dia sudah melihat itu saat bermeditasi di Titan," imbuh Joe.

You can share this post!

Related Posts
Loading...