Gemar Makan Sambil Tiduran? Ketahui Sederet Efek Buruk yang Ditimbulkan
Health

Tidak hanya kalian yang makan sambil tiduran, pada zaman dulu, hal tersebut dilakukan kaum bangsawan Romawi Kuno sebagai tanda kekuasaan dan kemewahan. Padahal, banyak efek buruk pada kesehatan, lho.

WowKeren - Siapa di antara kalian yang gemar makan sambil tiduran? Kegiatan satu ini memang cukup mengasyikkan. Berbaring menonton film bersama keluarga di rumah sembari makan camilan tentu bikin kalian makin malah gerak alias mager, kan?

Tidak hanya kalian yang makan sambil tiduran, pada zaman dulu, hal tersebut dilakukan kaum bangsawan Romawi Kuno sebagai tanda kekuasaan dan kemewahan. Mereka akan makan sambil berbaring saat pesta pora atau simposium politik, sementara dayang-dayangnya siap melayani.


Namun, perlu kalian tahu bahwa makan sambil tiduran tidak baik untuk kesehatan. Bahkan kalian bisa saja terkena obesitas karenanya.

Nah, berikut 7 efek buruk yang ditimbulkan akibat makan sambil tiduran. Simak di sini!

1. Perut Akan Begah Jika Makan Sambil Tiduran


Perut Akan Begah Jika Makan Sambil Tiduran

Makan sambil berbaring akan memperlambat pergerakan makanan untuk menuju lambung setelah ditelan sehingga lama kelamaan akan menumpuk. Nah, hal tersebut akan menyebabkan sistem pencernaan melambat.

Stres yang diterima oleh sistem pencernaan ini membuat dinding perut kaku yang meningkatkan tekanan pada perut bagian bawah. Akibatnya, tekanan besar ini mendorong makanan hingga mendesak gerbang katup lambung yang memungkinkan kebocoran lebih banyak jumlah sampel makanan yang seharusnya diterima usus. Hal inilah yang menyebabkan rasa begah yang tidak nyaman setelah makan.

2. Asam Lambung dapat Naik


Asam Lambung dapat Naik

Makan sambil tiduran dapat menyebabkan refluks asam lambung (GERD). Penyakit ini merupakan gangguan pencernaan yang dapat menyebabkan rasa asam di mulut dan rasa terbakar di dada.

Ketika kalian makan sambil tiduran, gaya gravitasi akan melonggarkan klep yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas pergerakan makanan dan kerjanya dipengaruhi oleh gravitasi. Hal ini akan menyebabkan asam makanan yang sudah tercerna dalam perut mengalir balik ke dalam kerongkongan.

3. Gangguan Pencernaan Lain Karena Makan Sambil Tidur


Gangguan Pencernaan Lain Karena Makan Sambil Tidur

Gangguan pencernaan lainnya juga dapat kalian alami ketika melakukan kebiasaan buruk ini. Tubuh mengatur proses mencerna dengan hati-hati.

Ketika makan sambil duduk, perut bagian atas akan mengembangkan demi menyesuaikan diri dengan jumlah makanan yang ditelan. Setelah makanan sampai di lambung katup otot lambung (pyloric sphincter) memulai tugasnya untuk mengendalikan aliran makanan. Ini dimulai dengan hanya membiarkan sedikit sampel makanan yang lolos ke dalam usus kecil, layaknya uji ombak.

Setelah tes ini, tubuh dapat mengontrol seberapa cepat sisa makanan di lambung untuk mengalir ke usus. Jika tidak lancar, kalian dapat membayangkan apa saja yang dapat terjadi, kan? Perut akan terasa sakit dan tidak nyaman.

4. Hati-Hati Tersedak saat Makan Sambil Tidur


Hati-Hati Tersedak saat Makan Sambil Tidur


Resiko makan sambil tidur lainnya adalah kemungkinan besar tersedak. Kondisi ini adalah ketika ada benda asing, makanan atau cairan yang menghambat saluran pernapasan atau aliran di tenggorokan. Meski sepele, tersedak dapat membahayakan, lho.

5. Saluran Pernapasan dan Organ THT akan Terganggu


Saluran Pernapasan dan Organ THT akan Terganggu

Masalah asam lambung yang muncul akan mengganggu kinerja organ tubuh lainnya. Asam lambung yang bocor menuju kerongkongan dapat menyebar hingga ke saluran pernapasan dan juga organ THT (telinga, hidung, tenggorokan). Kalian dapat mengalami batuk, cegukan dan masalah lainnya.

6. Luka di Kerongkongan


Luka di Kerongkongan

Parahnya, kalian dapat mengalami luka di kerongkongan, lho. Hal ini diakibatkan oleh asam makanan yang sudah tercerna di dalam perut akan mengalir balik ke dalam kerongkongan. Asam yang naik tersebut akan mengikis lapisan dinding kerongkongan dan menyebabkan luka. Kalian akan mengalami kesulitan menelan dan muncul rasa nyeri dan sakit di area kerongkongan.

7. Makan Sambil Tidur Sebabkan Obesitas


Makan Sambil Tidur Sebabkan Obesitas

Mengonsumsi makanan sambil tiduran membuat tubuh kita nyaman dan tidak sadar dengan porsi yang kalian konsumsi. Nah, hal ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan drastis. Hal ini juga disebabkan lantaran tubuh yang jarang bergerak.

Simak pula penularan, gejala hingga pencegahan penyakit cacar monyet yang muncul di Singapura di sini. Selain itu, simak penyakit berbahaya yang dapat timbul akibat stres di sini.

You can share this post!

Related Posts
Loading...