6 Stasiun Televisi Kena Sanksi KPI Gara-Gara Iklan Game Online Hago, Warganet Pro Kontra
HAGO
TV

Pihak game online tersebut secara pribadi telah menyampaikan permintaan maaf dan menghapus iklan dari kanal televisi serta meminta masyarakat untuk menghentikan penyebaran video lewat media sosial.

WowKeren - Salah satu iklan game online bernama Hago menuai respon pro kontra dari publik. Pasalnya, dalam iklan itu terdapat adegan guru laki-laki yang memperlakukan murid secara spesial lantaran menang permainan online.

"Dalam iklan tersebut ditampilkan adegan guru di sebuah lembaga pendidikan yang memperlakukan murid yang terlambat masuk dengan cara spesial," kata Nuning dalam keterangan resminya pada Selasa (14/5). "Perlakuan itu dikarenakan murid menang dalam permainan game dengan guru."


Akibatnya, enam stasiun televisi yang ikut menayangkan iklan tersebut pun mendapat sanksi dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Mereka adalah MNCTV, RCTI, NET TV, SCTV, TransTV dan Trans7.

Menurut Nuning, iklan yang muncul di enam stasiun televisi tersebut melanggar Standar Program Siaran (SPS) KPI Pasal 58 Ayat 4 huruf h yang menyatakan bahwa program siaran iklan dilarang menayangkan hal-hal yang bertentangan dengan kesusilaan masyarakat dan nilai-nilai agama. Meskipun iklan itu sendiri telah mengantongi syarat administratif tayangan berupa surat tanda lulus sensor (STLS).

Sementara itu, permintaan maaf telah disampaikan oleh pihak Hago. Pada 13 Mei lalu, secara resmi mereka menghapus iklan dari kanal televisi dan meminta masyarakat untuk menghentikan penyebaran video lewat media sosial.

"Konten terkait sudah kami hapus dari seluruh kanal televisi dan akun resmi kami sejak hari Senin, 13 Mei 2019," demikian pernyataan Valen Van selaku Hago Country Manager Indonesia. "Kami juga ingin mengajak masyarakat untuk menghentikan penyebaran video yang dinilai tidak pantas melalui akun media sosial agar tidak menyakiti pihak-pihak tertentu."

6 Stasiun Televisi Kena Sanksi KPI Gara-Gara Iklan Game Online, Warganet Pro Kontra

Instagram

Sedangkan warganet memberikan komentar pro kontra terkait tindakan KPI yang menghentikan iklan tersebut. Ada yang mendukung lantaran mereka menilai iklan game online tersebut memang tak pantas. Namun tidak sedikit yang malah mengkritik KPI terkait sikap mereka menyikapi program televisi Indonesia perihal tayangan gosip serta sebar aib.

"Hadeh gini aja cpt bgt nanggepinnya . Gliran drama2 jual aib kluarga di tv pada setuju terus jalan," komentar akun @kelish***. "Hal kek gini aja tanggapan serius ,tuh sinetron nggak bermutu apa kabar !!!" sahut akun @af.putra***.

"Nah bener dr awal ada iklan ini aku sm suami ngedumel . Kenapa gurunya kayak ga berwibawa . Ga patut d contoh," tulis akun @agustin***. "Gue emg sebel bgt liat ni iklan, akhirnya ada jg yg spendapat," balas akun @ditta***.

You can share this post!

Related Posts
Loading...