Ustaz Arifin Ilham Sudah Bantu Mualafkan Ratusan Orang, Pelayat Diminta Pakai Baju Putih
Instagram
Selebriti
Ustadz Arifin Ilham Meninggal Dunia

Semasa hidupnya, ustaz Arifin Ilham sudah membantu ratusan orang yang ingin menjadi mualaf. Ustaz Arifin juga memiliki pesan terakhir untuk para jamaahnya.

WowKeren - Kepergian ustaz Arifin Ilham untuk selama-lama meninggalkan duka bagi banyak orang. Selain keluarga besar, pihak Masjid Az Zikra di Sentul, Jawa Barat, turut merasa kehilangan sosok ustaz Arifin. Pasalnya, ustaz Arifin banyak berjasa bagi jamaah Masjid Azzikra.

Masjid Azzikra sendiri merupakan bagian dari pondok pesantren yang didirikan oleh ustaz Arifin sejak 2012 silam, dan akan menjadi tempat peristirahatannya yang terakhir. Menurut Sekjen Yayasan Azzikra, Ustaz Arifin telah membantu ratusan orang untuk menjadi mualaf.


"Dia itu teman, sahabat, dan guru yang selalu mengajak kepada kebaikan," ungkap ustaz Yanto selaku Sekjen Yayasan Azzikra di Sentul, Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (23/5). "Dan alhamdulillah melalui beliau, sudah sekian ratus mualaf."

Lebih lanjut, ustaz Yanto juga menyampaikan pesan dari mendiang ustaz Arifin untuk selalu mengikuti kebiasaan Nabi Muhammad SAW, seperti salat malam. Selain itu, ustaz Arifin juga meminta masyarakat sekitar ikut menjaga Masjid Azzikra yang merupakan milik bangsa Indonesia.

"Beliau sering mengajak kita jalani tujuh sunah Rasul, salah satunya tidak meninggalkan salat malam," jelas ustaz Yanto. "Pesan terakhir beliau adalah agar kami-kami supaya siap dan tolong dijaga majelis Azzikra ini. Karena ini bukan milik santri Azzikra saja tapi sudah milik umat, milik bangsa ini."

Sementara itu, ustaz Arifin meninggal dunia di usia 49 tahun setelah berjuang melawan penyakit kanker kelenjar getah bening dan nasofaring. Jenazah ustaz Arifin sendiri sudah diterbangkan dari Malaysia sejak pukul 8 pagi, dan diperkirakan tiba di Tanah Air pada pukul 11.00 WIB di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Barat.

Para santri Pondok Pesantren Azzikra maupun pelayat pun diimbau untuk memakai baju serba putih. Selain itu, para pelayat juga diminta menunggu di masjid untuk salat jenazah bersama-sama.

"Lebih bagus jamaah menunggu di masjid untuk salat jenazah bersama-sama, karena kalau di rumah pasti padat," ujar ustaz Yanto. "Khusus untuk warga yang akan ikut ke Gunung Sindur ada bus dari Polres, ada 3 bus, yang lain bisa mengikuti dengan kendaraan masing-masing."

You can share this post!

Related Posts
Loading...