Soal Rencana Pertemuan Jokowi-Prabowo, Fahri Hamzah: Rakyat Tenang Tapi Masalahnya Selesai Enggak?
Nasional

Fahri Hamzah berharap agar pertemuan Joko Widodo dengan Prabowo Subianto tersebut tak hanya bertujuan untuk menenangkan rakyat saja, namun juga untuk menyelesaikan masalah.

WowKeren - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, menyetujui dan mendukung rencana pertemuan kedua Capres, yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Namun ia juga mengingatkan agar pertemuan tersebut tak hanya bertujuan untuk menenangkan rakyat saja.

"Tidak ada masalahnya kalau mau ketemu. Cuma ini kan perasaan saya ya, mereka itu apa bertemu bukan untuk menyelesaikan masalah tetapi untuk menenangkan rakyat. Padahal itu dua hal yang berbeda," tutur Fahri di Kompleks Parlemen Senayan pada Jumat (31/5). "Rakyat sih bisa tenang sebentar kalau orang itu ketemu, tetapi masalahnya selesai enggak?"


Ia menilai bahwa semua masalah harus dapat diselesaikan dalam pertemuan tersebut. Dengan demikian, kedua tokoh nasional tersebut dapat memberikan solusi bagi persatuan Indonesia. Fahri menyebut bahwa rekonsiliasi harus dilakukan secara total.

"Ini dugaannya nanti mau menghibur dengan pidato 'Kami sebenarnya enggak ada apa-apa, ya kan rantai sepeda saya putus, tapi rantai hati saya enggak putus'. Ini apa begitu-begitu? Selesaikan masalah dong," jelas Fahri. "Pilihan buat Pak Jokowi ini apa atau dengan Pak Prabowo sekaligus ya, rekonsiliasi total atau benturan terus-menerus. Kalau kita mau ngomong soal rekonsiliasi total, semua unek-unek, semua problemnya itu harus diserap oleh pemimpin, diletakkan di atas meja dan diselesaikan."

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko juga berharap agar rencana pertemuan tersebut dapat segera terealisasi. Ia berharap pertemuan dapat dilakukan sebelum Lebaran 2019.

"Enaknya gimana ya? Ya mudah-mudahan sebelum Lebaran," ungkap Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan pada Jumat (31/5). "Tapi melihat situasinya seperti ini ya bisa juga setelah Lebaran."

Di sisi lain, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat buka suara soal pertemuan yang tak kunjung dilakukan tersebut. Menurut SBY, ada pihak yang melarang kubu 01 untuk bertemu dengan kubu 02.

"Memang ada yang bersikap tabu dan dilarang keras pihak 02 berkomunikasi dengan 01," kata SBY pada Senin (27/5). "Barangkali bahkan ada yang bersumpah tak akan komunikasi dan berkawan selamanya."

You can share this post!

Related Posts
Loading...